JPU Ajukan Banding Atas Putusan PN Kendari terhadap Bripda Zulfikar

oleh -16 views
Kepala seksi penerangan dan hukum (Kasi Penkum) Kejati Sultra, Janes Mamangkey
  • 39
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    39
    Shares

ANOATIMES.ID, KENDARI – Bripda Zulfikar oknum anggota kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) salah satu pelaku penganiaya pada juniornya almarhum Bripda M. Faturrahman, menerima putusan vonis 5 tahun penjara.

Namun Bripda Zulfikar belum bisa bernafas lega, karena Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra mengajukan upaya hukum banding terhadap putusan majelis hakim.

Kepala Kejati Sultra Mudim Aristo melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Janes Mamangkey membenarkan bahwa JPU mengajukan banding atas putusan majelis hakim. “Iya benar jaksa penuntut umum yang menangani perkara ini mengajukan banding,” ujar Janes Mamangkey saat ditemui Anoatimes.id di ruang kerjanya, Selasa (12/2/2019).

Baca Juga : Bripda Zulfikar dan Fislan Divonis 5 Tahun Penjara

Janes Mamangkey mengatakan alasan jaksa ajukan banding karena dalam dakwaan bahwa Bripda Fislan disangkakan pasal 170 KUHP yang mengatur tentang penggunaan kekerasan dilakukan bersama-sama. Sedangkan majelis hakim kata Janes Mamangkey, menyatakan Bripda Zulfikar dan Bripda Fislan terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan mengakibatkan kematian sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat 3 KUHP.

Janes juga menjelaskan kenapa hanya Bripda Zulfikar diajukan banding sedangkan rekannya dalam kasus yang sama yaitu Bripda Fislan bebas dari bidikan banding jaksa. Karena Bripda Fislan mengajukan banding pasca majelis hakim memutuskan perkara ini tanggal 28 Januari lalu.

“Kasus ini dua pelaku digabungkan dalam satu berkas dan sama-sama disidangkan di pengadilan. Nah Fislan kan ajukan banding sedangkan Zulfikar menerima putusan ini. Maka jaksa hanya ajukan banding terhadap Zulfikar,” terangnya.

Lebih lanjut, Janes Mamangkey menyebutkan bahwa jaksa sudah menandatangani akta bandingnya tanggal 1 Februari. Diberitakan sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Kendari, Senin (28/1), memvonis lima tahun penjara dua oknum anggota Sabhara Polda Sultra yaitu Bripda Zulfikar dan Bripda Fislan, karena menganiaya juniornya almarhum Bripda M Faturrahman.

Putusan majelis hakim ini berbeda dengan tuntutan jaksa penuntut umum, yang menuntut kedua oknum polisi ini masing-masing delapan tahun penjara.

Laporan : Jayusman

  •  
    39
    Shares
  • 39
  •  
  •  
  •  
  •  
  •