Kadistamben Sultra: Sengketa Lahan PT Antam dan 13 Perusahaan Tambang Sudah di Kejati

0
468
Kepala Dinas ESDM Sultra, Burhanuddin.

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pasca keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 225.K/TUN/2014 Tanggal 17 Juli 2014 yang telah berkekuatan hukum tetap, dengan amar putusannya menyatakan bahwa pada intinya IUP PT Aneka Tambang ( Antam) Tbk. Nomor 158 Tanggal 29 April 2010 telah dimemenangkan oleh Mahkamah Agung dan diperintahkan untuk dihidupkan kembali. Maka 13 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berada di lahan milik PT Antam harus diciutkan.

Namun sejak keluarnya putusan MA tersebut hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Sultra masih belum melakukan pencabutan IUP ke 13 Perusahaan yang masuk kedalam lahan PT Antam.

Baca Juga : MA Menangkan PT Antam, 13 IUP Diciutkan

Kepala Dinas Pertambangan (Kadistamben) Sultra, Burhanuddin mengatakan saat ini persoalan tumpang tindih IUP tersebut sudah di serahkan ke pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

“Di Kejaksaan itu,” ujar Burhanuddin, saat ditemui usai rapat di Kantor Gubernur Sultra, Selasa (3/10/2017).

Sebelumnya pemerintah provinsi telah membentuk tim dengan di ketuai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sultra Saleh Lasata untuk menyelesaikan persoalan antara PT Antam dan 13 Perusahaan lainnya, dan berencana memanggil mangemen perusahan tersebut agar dapat segera terselesaikan persoalan tersebut.

Baca Juga : Plt Gubernur: 13 IUP Tambang di Lahan PT Antam Pasti Dicabut

“soal tim itu, nanti ya de, saya buru-buru,” singkat Burhanuddin dengan tergesa-gesa naik ke atas kendaraann dinasnya.

Berikut 13 perusahaan yang IUP nya tumpang tindih dengan IUP PT Antam :

1. CV Ana Konawe
2. CV Malibu
3.CV Yulan Pratama
4. PT Andhikara Cipta Mulia
5. PT Avry Raya
6. PT Hafar Indotech
7. PT James Armando Pundimad
8. PT Karya Murni Sejati 27
9. PT Mughni Energi Bumi
10. PT Rizqi Cahaya Makmur
11. PT Sangia Perkasa Raya
12. PT Sriwijaya Raya
13. PT Wanagon Anoa Indonesia 3

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here