Kapal Bermuatan 10 Ton BBM yang Terbakar di Baubau Tidak Miliki Izin

oleh -46 views
Empat ABK KM Samudra berhasil selamat dari insiden kebakaran. KM Samudra terbakar akibat adanya percikan api dari mesin dan mengenai BBM yang dimuat KM Samudra. Foto : SAR Kendari for Anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Siang tadi, Kamis (6/9), sekitar pukul 11.20 Wita, KM Samudra yang bermuatan 10 Ton Bahan Bakar Minyak (BBM) terbakar di Pelabuhan Sulaa, Kota Baubau.

Rencananya, KM Samudra akan membawa 10 Ton BBM diantaranya 5 Ton Premium, dan 5 Ton Minyak Tanah ke Siompu. Namun saat mesin kapal dinyalakan muncul percikan api dan menyambar BBM, hingga KM Samuda terbakar.

KM Samudra GT:10 saat di amuk si jago merah. KM Samudra diketahui memuat 10 Ton BBM dari Pelabuhan Sulaa menuju Siompu. Foto : Istimewa

Kepala Seksi Kesyahbandara Baubau, Irfan mengatakan ABK KM Samudra tidak melaporkan ke pihak Syahbandar bahwa akan berlayar, terlebih lagi memuat BBM.

“Kita sebut kapal gelap, sebab tidak memiliki izin dari Syahbandar, izin berlayar tidak ada,” tegas Irfan via seluler, Kamis (6/9).

Untuk itu, pihak Syahbandar meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus terbakarnya KM Samudra.

“Kita kerjasama dengan KP3 untuk menyelidiki,” katanya.

Menurut Irfan, dalam pemberian izin berlayar khususnya kapal yang hendak membuat BBM harus melalui sertifikasi oleh Syahbandar, sebab ada standar safety yang diwajibkan.

“Kalau mereka lapor ke kita, kita periksa dan arahkan pengamanannya seperti apa, jenis BBM yang bisa dimuat apa?. Mereka (ABK KM Samudra) kan gak punya dokumen, sebab diluar standar kita,” jelasnya.

“Kita anggap kapal gelap, dan kalau kita tahu, tentu kita tidak izinkan,” tutup Irfan.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •