Kecamatan Wawonii Tenggara Terancam Terisolir

oleh -17 views
Jalan penghubung Kecamatan Wawonii Selatan dan Wawonii Tenggara rusak parah. Foto : Jovi / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KONKEP – Kurang dari sepekan, hujan dengan intensitas sedang terus mengguyur sebagian wilayah Provinsi Sultra. Akibatnya sebagian daerah di Sultra mengalami banjir dan kerusakan infrastruktur.

Salah satunya ialah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), walaupun banjir tidak terjadi di daerah Konkep namun hujan mengakibatkan kerusakan infrastruktur pada jalan – jalan yang menjadi akses penghubung beberapa kecamatan. Seperti yang terjadi pada akses jalan penghubung Kecamatan Wawonii Selatan dan Wawonii Tenggara.

Jalan penghubung dua kecamatan itu rusak parah, setiap kendaraan baik roda dua dan empat kesulitan untuk melintas. Kondisi jalan yang masih belum tersentuh aspal itu, seketika berubah menjadi genangan lumpur kuning menjerat kendaraan yang melintas.

Pengendaara pun harus ekstra hati – hati saat melintas, agar kendaraannya tidak keluar dari badan jalan, tidak sedikit para pengendara yang meminta bantuan masyarakat untuk membantu mengeluarkan kendaraannya dari jeratan lumpur yang menahan laju roda kendaraan.

Kondisi ini bila terus dibiarkan akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat di dua kecamatan itu, namun yang paling parah ialah Kecamatan Wawonii Tenggara. Kecamatan itu terancam terisolir sebab satu – satunya akses jalan yang selalu digunakan warga untuk ke Ibu Kota Kabupaten Konkep kini sulit untuk dilintasi. Kondisi itu bisa berdampak pada roda perekonomian di Kecamatan Wawonii Tenggara.

Salah seorang warga yang juga merupakan distributor LPG Subsudi di Konkep, Ical mengatakan pemerintah harus segera melakuakn tindakan penanganan terhadap jalan penghubung dua kecamatan ini, sebab di setiap musim penghujan jalan ini kerap menjadi genangan lumpur yang sulit untuk dilintasi kendaraan.

“Iya ini butuh perhatian khusus dari perintah karena ini terus jadi langganan rusak tiap musim hujan,” harap Ical saat ditemui di lokasi jalan rusak, Sabtu (25/5/2019).

Karena akses jalan yang sulit untuk dilewati, Ical mengaku dirinya kesulitan untuk memasok LPG Subsidi di Kecamatan Wawonii Tenggara, padahal informasi yang ia terima stok LPG di kecamatan itu sudah berkurang.

“Kita kesulitan untuk menyalurkan LPG ke area tenggara. Ini (PLG) untuk kebutuhan masyarakat di Bulan Suci Ramadan ini,” tuturnya.

Laporan : Jovi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •