Kehidupan Seorang Pemulung di Kendari Gugah Hati Pangdam Hasanuddin

oleh -272 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Kisah hidup Anis Hardianto, lelaki tua berusia 65 tahun yang hidup sebatang kara menggugah hati Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka.

Pak Anis, begitu ia dipanggil sehari-hari dilingkungan tempat tinggalnya di Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kesehariannya, Pak Anis bekerja sebagai pemulung. Berjalan dari satu tempat ke tempat lainnya, memungut barang bekas yang sudah tidak terpakai seperti kardus dan botol mineral.

Barang-barang bekas yang berhasil ia kumpulkan, lalu dibawah kerumahnya dan disimpan untuk sementara waktu, bila dianggap telah cukup banyak, Pak Anis lalu menjualnya ke pengumpul, tentu dengan harga yang ditentukan pengumpul.

Tampak Depan Rumah Pak Anis

Sabar sabar dan sabar, begitulah yang terus dilakukan Pak Anis selama menggeluti pekerjaannya sebagai pemulung hingga puluhan tahun.

Usia Pak Anis sudah tidak muda lagi, namun ia harus tetap kuat dalam menjalani pekerjaannya, demi menopang kehidupannya yang sebatang kara. Diketahui, istri Pak Anis lebih dulu menghadap yang maha kuasa, selama pernikahannya, mereka tidak dikarunia keturunan.

Hingga saat ini, Pak Anis menempati rumah dengan ukuran 4×5 meter. Berdinding seng bekas jauh dari kategori rumah layak huni.

Beberapa kali rumah Pak Anis diusulkan untuk mendapatkan program bantuan bedah rumah dari Pemerintah, namun selalu terkendala pada syarat-syarat administrasi.

“Selama ini, saya sering ajukan dikelurahan agar Pak Anis ini mendapat bedah rumah, namun yang jadi kendala kalau dikelurahan ada persyaratan, salah satunya harus hak milik atas tanah, nah tanah ini kepemilikan atas nama istrinya bukan dan bukam harta gono-gini sama pak Anis ini, Almarhumah istrinya menyerahkan tanah tersebut ke lemenakannya. Sehingga ini yang menjadi Kendala,” ujar Ketua RT setempat, Beti, Jumat (10/7/2020).

Rumah Pak Anis diantara rumah warga lainnya.

Mendengar perjalanan hidup Pak Anis, Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka tergugah. Melalui Relawannya, Mayjen Andi memerintahkan agat rumah Pak Anis di bangun ulang sehingga layak untuk di tinggali.

Koordinator Relawan Pangdam Hasanuddin untuk wilayah Kendari, Sawal mengatakan sebelumnya para relawan telah melakukan penelusuran untuk mencari alamat kediaman Pak Anis.

“Begitu kami melakukan pengecekan, ternyata memang sudah sangat memprihatikan, dan kita langsung eksekusi,” ujar Sawal.

Kata Sawal, target waktu bedah rumah Pak Anis selama 10 hari, dengan model semi permanen tipe 36. “Insya Allah tanggal 21 Juli ini rumah kita targetkan selesai,” katanya.

Sementara itu, Pak Anis mengucapkan terimakasih kepada Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang telah memberikan bantuan kepadanya.

“Terimakasih saya ucapkan, banyak terimakasih karena rumah saya akan dikerjakan,” ucap Pak Anis dengam nada haru.

Ditempat berbeda, Camat Kendari Barat, Sahurianto menyampaikan terimakasih juga kepada Pangdam Hasanuddin yang telah memerintahkan relawannya untuk membantu seorang warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Pangdam melalui relalawan Aku Suka Rakyat telah memberikan bantuannya dengan melakukan pembedahan rumah Pak Anis, Semoga hal ini bisa terus dilakukan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tuturnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •