Kejaksaan Tak Tahan Tie Saranani, Hanya Dikenakan Wajib Lapor

oleh -81 views
Tie Saranani (tengah) diapit Tim Kuasa hukumnya saat berada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari. Foto : Jayusman / anoatimes.id

ANOATIMES.ID, KENDARI – Tie Saranani, terduga pelanggar tindak pidana UU ITE terhadap Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof Muhammad Zamrun dikenakan wajib lapor oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.

Kasus Tie Saranani sebelumnya di tangani Polda Sultra dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra pada Rabu (17/1/2019), lalu Kejati Sultra melimpahkan persoalan ini ke Kejari Kendari. Oleh JPU Kejari Kendari, Tie Saranani tidak dilakukan penahanan.

Baca Juga : Kuasa Hukum Tie Saranani: Klien Saya Diperintahkan Istri Pejabat Sultra

Kuasa Hukum Tie Saranani, Fatahillah membenarkan bahwa terhadap kliennya tidak dilakukan penahanan oleh Kejari, namun diwajibkan untuk wajib lapor. Mengapa? kata Fatahillah bahwa untuk melakukan penahanan terhadap kliennya harus memenuhi syarat penahanan terhadap tersangka yakni ancaman penjara lima tahun atau lebih. Sedangkan dari pasal 45 ayat 3 juncto pasal 27 ayat 3 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI nomor 11 tahun 2011 tentang ITE yang dikenakan pada Tie Saranani, kliennya itu diancam hanya empat tahun penjara.

“Syarat penahanan tersangka, ancaman penjaranya lima tahun atau lebih,” kata Fatahillah, Rabu (17/1) saat di temui di Kantor Kejari Kendari.

“Jadi ancaman empat tahun penjara pada Tie Saranani tidak bisa membuatnya ditahan jaksa,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Fatahillah mengacu pada kitab undang-undang hukum acara pidana Kliennya bisa ditahan jika memenuhi syarat penahanan subjektif yaitu tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, akan mengulangi perbuatannya dan ada upaya merusak atau menghilangkan barang bukti.

“Tie Saranani dinilai kejaksaan tidak memenuhi syarat penahanan subjektif sehingga tidak dilakukan penahanan,” tuturnya.

“Dia (Tie Saranani, red) cuma dikenakan wajib lapor. Supaya memudahkan koordinasi ketika perkaranya dilimpahkan ke pengadilan,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam perjalanan kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Tie Saranani sempat di masukan Polda Sultra ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Laporan : Jayusman
Editor : Awi