Kejari Kendari Tahan Oknum Pejabat Kementrian Koperasi

oleh -150 views
Kepala Kejari Kendari Sopran Telaumbanua, SH
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID.KENDARI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari resmi menahan tersangka baru dugaan korupsi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Halu Oleo berinisial AS. AS diketahui merupakan pejabat divisi bisnis di Kementerian Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Replubik Indonesia (RI).

Pantauan Anoatimes.id, sekitar pukul 17.00 Wita tersangka AS mengenakan baju batik dengan dikawal dua pegawai kejari turun dari lantai dua gedung kejari, AS cuma tertunduk saja saat dibawa ke mobil tahanan kejari yang mengantarkannya ke rutan kelas IIA Kendari, Kamis (13/9).

Kepala Kejari Kendari Sopran Telaumbanua SH mengungkapkan tersangka kedua berinisial AS merupakan hasil pengembangan penyidikan dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Pengurus KSP Halu Oleo inisial MA yang sudah lebih dulu ditahan kejari.

“Ini adalah penahanan tersangka kedua berinisial AS. Kami sebelumnya telah menahan tersangka pertama yang tidak lain Kepala Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Halu Oleo dengan inisial MA,” ungkapnya pada para wartawan.

“Di mana peran AS melakukan verifikasi penyaluran dana bergulir dari kementerian tempat AS bekerja untuk disalurkan pada koperasi Halu Oleo,” terangnya.

Baca Juga : Dugaan Korupsi KSP Halu Oleo, Kejari Periksa 11 Saksi

Penetapan tersangka AS merupakan hasil dari empat kali pemeriksaan terhadap AS. Dipemeriksaan itu kata Sopran, diketahui dana bergulir disalurkan AS pada KSP Halu Oleo sebesar Rp. 10 miliar.

“Dari audit BPKP Sultra ditemukan kerugian negara sebesar Rp. 2,3 miliar,” ucapnya.

Walaupun diduga tersangka AS tidak menikmati uang tersebut, tapi Sopran menganggap AS patut diduga telah memperkaya pihak lain akibat dari perbuatannya sekitar tahun 2011 mengeluarkan dana bergulir tersebut.

“Pasal kita kenakan pada tersangka AS adalah pasal dua dan pasal tiga undang-undang tipikor nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” terangnya.

Terakhir, Sopran menegaskan kasus ini tidak ada hubungannya dengan Universitas Halu Oleo. Hanya kebetulan saja nama koperasi ini sama dengan kampus negeri ternama di Kendari ini.

Laporan : Jayusman
Editor : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •