Kejati Teliti Berkas Wakil Ketua DPRD Muna

oleh
Sumber Foto : Google

ANOATIMES.ID, KENDARI – Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan percetakan sawah fiktif di Kabupaten Muna tahun 2012 lalu, oleh Penyidik Polda Sultra, sampai saat ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muna, Arwin Kadaka masih bisa bernafas lega sebab penyidik belum melakukan tidakan penahanan terhadap dirinya.

Saat ini, penyidik Polda Sultra sudah melimpahkan berkas Arwin Kadaka ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sultra.

Kasipenkum dan Humas Kejati Sultra, Janes Mamangkey mengatakan berkas Arwin Kadaka sudah masuk ke Kejati sejak Kamis (28/9/2017) kemarin, dan saat ini berkasnya sementara diteliti oleh penyidik.

Baca Juga : AMPR-Sultra: Tangkap Arwin Kadaka

“Berkasnya sudah masuk Kamis kemarin, dan saat ini sedang diteliti,” ujar Janes Mamangkey saat ditemui diruangannya, Selasa (3/10/2017).

Terkait potensi penahanan Arwin Kadaka, Janes Mamangkey menjelaskan itu merupakan kewenangan dari penyidik dan juga perlu berkoordinasi dengan Gubernur Sultra sebab Arwin merupakan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Muna.

“Itu wewenang penyidik,” katanya.

Untuk diketahui, dalam dugaan kasus percetakan sawah fiktif di Kabupaten Muna, Polda Sulta sudah menetapkan sejumlah tersangka yakni Mantan Kepala Dinas Pertanian Muna Alimudin, teknisi Dinas Pertanian Muna La Pedumu, dan Wakil Ketua DPRD Muna Arwin Kadaka (penyedia alat percetakan sawah).

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sultra, dalam dugaan korupsi percetakan sawah fiktif tersebut kerugian negara mencapai Rp 2 miliar.

Laporan : Awi