Kejati Tetapkan Dua Tersangka Pembangunan RSP UHO, Rektor Irit Bicara

oleh -49 views
Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Halu Oleo Kendari. Tampak tidak ada aktivitas pengerjaan oleh para pekerja. Foto : Azwirman / Anoatimes.id
  • 43
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    43
    Shares

ANOATIMES.ID, KENDARI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menetapkan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Halu Oleo (UHO), yaitu ERW yang merupakan kontraktor, dan S seorang pejabat di UHO.

Penetapan dua tersangka tersebut oleh penyidik Kejati Sultra, berdasarkan hasil pemeriksaan puluhan saksi dan hasil audit, dimana kerugian negara mencapai Rp 14 Miliar.

“20 orang saksi, dan kerugian negara Rp 14 miliar,” kata Kasipenkum Kejati Sultra, Janes Mamangkey, Rabu (8/8) di ruang kerjanya.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun irit bicara, bahkan enggan menemui sejumlah wartawan yang hendak mewawancarainya, Rabu (8/8) siang hari.

Dihubungi via WhatsApp pribadi oleh anoatimes.id, Prof Muhammad Zamrun hanya menanggapi progres pembangunan RSP UHO kedepan dan enggan memberikan komentar terkait penetapan ke dua tersangka oleh Kejati Sultra, yang mana salah satu tersangka ialah oknum pejabat UHO berinisial S.

“Kalo pembangunan RS kami tetap berkomitmen untuk menyelesaikan RSP. Tetap kami lanjutkan. Insyaa Allah kami usahakan tahun depan sudah bisa digunakan untuk poliklinik,” singkat Prof Muhammad Zamrun.

Pantauan anoatimes.id, di lokasi pembangunan RSP UHO sudah tidak ada aktivitas pembangunan, bahkan mes pekerja proyek tersebut tampak kosong.

Laporan : Awi

  •  
    43
    Shares
  • 43
  •  
  •  
  •  
  •  
  •