Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Jadi Perhatian Khusus Pemkot Kendari

oleh -28 views
Suasana penandatanga MOU antara Pemkot Kendari dan Enam Lembaga lainnya. MOU tersebut menyangkut perlindaungan perempuan dan anak di Kota Kendari. Foto : Jauhar / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Kendari. Saat ini Pemerintah Kota Kendari tengah menjadikan hal tersebut sebagai perhatian khusus.

Itu tergambar dengan dilaksanakan penandatangan MOU antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama enam lembaga lainnya diantaranya POlres Kendari, Kejaksaan Negeri Kendari, Pengadilan Negeri kelas IA Kendari, Pengadilan Agama Kendari, Lembaga Pembinaan Khusus Anak II Kendari, Lembaga Pemasyarakan Perempuan Kelas III Kendari dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kendari.

Baca Juga : STIK Avicenna Usul Pembentukan Empat Fakultas Baru

Sekertaris Kota Kendari, Alamsyah Lotunani mengatakan penandatanganan MOU ini untuk menjalin kerja sama kemitraan dan membangun komitmen dalam upaya meningkatkan pelayanan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Kepada semua pihak khususnya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKORPIMDA) Kota Kendari atas terealisasinya prakarsa kerjasama akses keadilan bagi perempuan dan anak korban kekerasan perlindungan hukum terpadu,” ujar Alamsyah Lotunani, saat penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Lembaga Penegak Hukum serta institusi dan pemerintah guna lebih meningkatkan playanan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Rabu (29/11/2017), di ruang Pola Kantor Wali Kota Kendari.

Lanjut, Alamsyah mengatakan semoga dengan adanya penandatangan MOU ini, dapat memberikan
hasil serta manfaat yang besar bagi kepentingan pelaksanan perlindungan korban kekerasan bagi perempuan dan anak di kota kendari.

Baca Juga : Termakan Janji Manis, Gadis Asal Konawe Batal Menikah

“Saya berharap dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman ini atau MOU ini akan menjadi langkah awal dan langkah yang sangat inovatif dan strategis dalam upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak serta terciptanya sinergi yang positif antara para pihak penyelenggara hukum diwilayah kota kendari,” Ucapnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi mengatakan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan hal yang sangat positif karna dengan bekerja sama kita bisa menekan angka korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang mulai marak terjadi khususnya di kota Kendari .

“Ini sanagat positif sekali demi berjalannya penegakan hukum terhadap kekerasan perempuan dan anak, dengan adanya penandatanganan ini bersama sama kita bisa menekan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkapnya.

Laporan : Jauhar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •