Kembali Didemo Warganya, Sikap Bupati Konkep Soal Tambang Masih ‘Abu-abu’

0
194
Massa aksi saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Konkep. Massa meminta agar bupati membuat surat rekomendasi pencabutan IUP yang ada di Konkep. Foto : Jovi anotimes.id

ANOATIMES.ID, KONKEP – Ratusan masyarakat dan mahasiswa Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa dan Masyarakat Wawonii (PMMW) kembali menyuarakan aksi penolakan tambang di depan Kantor Bupati Konkep, Selasa (2/10). Tuntutan PMMW masih sama dengan tuntutan saat aksi sebelumnya yaitu meminta Bupati Konkep, Amrullah untuk membuat rekomendasi pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang ada di Konkep.

Tuntutan massa aksi kepada Bupati Konkep untuk membuat surat rekomendasi pencabutan IUP terbilang tepat, sebab saat ini kewenangan pencabutan IUP berada di tingkat Provinsi, tidak lagi di tingkat Kabupaten. Namun, pemerintah daerah  dapat memberikan masukan ke Provinsi  tentang dampak dan situasi yang nantinya dapat terjadi di masyarakat.

Baca Juga : Tolak Tambang di Konkep, Massa Aksi Bentrok dengan Sat Pol PP

Aksi yang di komandoi Mando Maskuri tersebut berlangsung sekitar 3 jam dengan berjalan kaki dari Kecamatan Wawonii Tenggara, Wawonii Barat hingga akhirnya sampai di Kantor Bupati. Setelah sekian lama berorasi, Bupati Konkep, Amrulllah keluar dan menemui massa aksi.

Surat Pemerintah Kabupaten Konkep yang ditujukan ke Gubernur Sultra.

Dihadapan massa aksi, orang nomor wahid di Konkep mengatakan hal yang sama, bahwa pemerintahan kabupaten sudah tidak memiliki kewenangan atas pencabuatan IUP.

“Wewenang pencabutan IUP berada pada Provinsi. Selaku wakil masyarakat Konkep, saya wajib memperhatikan aspirasi-aspirasi masyarakat saya untuk dibawa ke tataran atas,” ujar Amrullah.

Namun, sikap Amrullah terkesan masih abu-abu, sebab dalam surat yang dibuat dan di tanda tanganinya, hanya bersifat penyampaian ke Gubernur Sultra tentang pernyataan atau tuntutan massa aksi, tidak memuat rekomendasi pencabutan IUP.

Berikut isi surat Bupati Konkep yang di tujukan ke Gubernur Sultra.

  1. Meminta Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan agar segera membuat surat pernyataan (rekomendasi) pencabuatan IUP yang ada di Konkep.
  2. Meminta Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan agar turun menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Desa Roko-roko Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara.

Tidak ada isi yang menerangkan sikap Amrullah terkait rekomendasi pencabutan IUP ke Gubernur Sultra.

Laporan : Jovi
Editor : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here