Kemenaker: Di Kendari Ada WNA yang Salah Gunakan Paspor

oleh -2 views
Ilustrasi (sumber : google.co.id)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Kementrian Ketenaga Kerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI) menerima informasi akan adanya Warga Negara Asing (WNA) yang menyalahgunakan pasport di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Sub Bagian (kasubag) Penyusunan Program Biro Perencanaan Kemenaker, Bettiyt Mahanani kepada sejumlah wartawan di Kendari saat menghadiri acara Rapat Koordinasi Tehnis Singkroninasi Program Pusat, Provinsi dan Kabupaten/kota tahun 2017 di salah satu hotel di Kendari Kamis (23/3/2017).

“Kami terima informasi di Kendari ada yang over dan tidak sesuai dengan apa yang dikeluarkan dari Kementrian, ” ujar Betyt.

Untuk itu Betyt menjelaskan pihaknya melalui Direktorat Pengawasan akan melakukan pengecekan langsung di perusahaan – perusahaan yang terindikasi mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang inrosedural.

“Kami melalui Direktorat Pengawasan akan turun langsung mengecek,” katanya.

Ditempat yang sama, Rames mengatakan dalam menangani persoalan tersebut, Kemenaker sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan juga Kemenaker sudah melakukan penandatangan MOU dengan pihak TNI Polri dalam melakukan pengawasan.

“Saya juga informasikan disini Kementrian sudah MOH dengan TNI/Polri dalam melakukan pengawasan WNA yang menyalahgunakan pasport, ” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Sultra, Saemu Alwi membenarkan adanya TKA yang bekerja di Sultra dengan inprosedural.

“Memang dibulan Januari pihak PT Virtu Dragon Nikel Industry (VDNI) mengakui ada TKA nya yang tidak mengantongi IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing), sekitar 400 dan hanya 100 yang miliki IMTA sisanya dalam pengurusan. Tapi kami tetap tegur PT VDNI, sebab TKA sebelum bekerja harus miliki IMTA, ” jelasnya.

Laporan : Didi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •