Kemenkes RI Apresiasi Poltekkes Kemenkes Kendari

oleh -147 views
Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Kapusrengun SDM Kesehatan) Kementerian Kesehatan RI, dr Maxi Rein Rondonuwu, didampingi Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Askrening saat diwawancara sejumlah wartawan di Kendari. Foto : Andika / Anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI mengapresiasi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kendari.

Melalui Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Kapusrengun SDM Kesehatan) Kementerian Kesehatan RI, dr Maxi Rein Rondonuwu, Kemenkes mengapresiasi Poltekkes Kendari karena telah meluluskan 616 mahasiswa yang memiliki skill dan keterampilan dalam bidang kesehatan dengan jurusan yang berbeda-beda.

“Pertama saya apresiasi poltekes Kendari, bisa meluluskan 616 lulusan Poltekkes dari berbagai jurusan, ini tentunya dapat memperkuat kesehatan di Indonesia khususnya Provinsi Sultra,” kata dr Maxi Rein Rondonuwu, usai menghadiri sidang senat terbuka dalam rangka wisuda XVII Poltekkes Kemenkes Kendari, Sabtu (25/8), di Kendari.

Ia menambahkan bahwa para lulusan Poltekkes tidak perlu khawatir pasca menyelesaikan studi di kampus, sebab para lulusan merupakan lulusan-lulusan yang memiliki skill dan siap kerja di manapun. Dan juga kita berharap Menteri Kesehatan dapat mendayagunakan para lulusan Poltekkes.

“Diupayakan Menteri Kesehatan dapat mendaya gunakan mereka (lulusan Poltekkes) untuk bekerja di fasilitas kesehatan milik pemerintah,” tuturnya.

Disampingi itu juga, Mantan Direktur Utama RSUP Kandou Manado ini menambahkan pemerintah juga mendorong para lulusan Poltekkes untuk dapat memiliki motivasi tinggi untuk bekerja di luar negeri dengan perjanjian-perjanjian bilateral. Namun, terlebih dahulu lulusan kita dorong untuk ikut ujian kompetensi sehingga mendapatkan surat ijin sebagai perawat.

“Sudah banyak sekali permintaan khususnya tenaga perawat baik di Timur Tengah, Qatar, Arab maupun di Asia, seperti Jepang, Australia sudah banyak sekali,” tambahnya.

“Jadi tidak usah takut lulus tidak di pekerjaan. Karena banyak peluang terutama untuk kebutuhan dalam negeri bagaimana mencukupkan Program Nusantara Sehat. Nusantara sehat itu ada 9 yang bisa ditempatkan yaitu dokter gigi, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga farmasi, tenaga analis, laboratorium, tenaga kesehatan lingkungan, sama kesehatan masyarakat.

Laporan : Andika
Editor : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •