Kemenko PMK Lakukan Penguatan Gugus Tugas Revolusi Mental di Sultra

oleh -81 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KONKEP – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bersama Kementerian Dalam Negeri serta pemerintah daerah Sulawesi tenggara (Sultra) Dalam hal ini Kantor kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol),menindaklajuti Instruksi Presiden No. 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental,Selasa (10/11/202).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Setda Provinsi Sulawesi Tenggara, Laode Mustari mewakili Gubernur Sultra.Dalam sambutan Gubernur sebagai Ketua Gugus Tugas yang dibacakan oleh Asisten III meminta Tim Gugus Tugas Revolusi Mental Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan aksi nyata sesuai bidang masing-masing.

Aksi nyata dalam perubahan diperlukan untuk mengantisipasi perubahan global yang sangat dinamis dan kompetitif dilingkungan masyarakat dan Perubahan juga diarahkan pada Aparatur Sipil Negara dimana perubahan tersebut dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja dan menjadi contoh untuk masyarakat umum.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden RI Ir H Joko Widodo dan jajaran Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Provinsi Sulawesi Tenggara, semoga kegiatan ini bisa menjadi pemicu untuk mulai memperbaiki diri, menjadi pelopor gerakan Revolusi Mental dalam lingkungannya agar menjadi warga negara yang berkarakter, melayani, bersih, tertib, mandiri dan bersatu” ungkap Laode Mustari.

Dalam penguatan gugus tugas ini, selain menyampaikan kebijakan revolusi mental tahun 2020-2024, mensosialisasikan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara No. 466 Tahun 2020, perubahan atas Surat keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara no. 361 tahun 2017 tentang Susunan Gugus Tugas Revolusi Mental Daerah Sulawesi Tenggara juga dilakukan penyusunan Rencana Aksi Pelaksanaan GNRM Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2021.

Dalam arahannya Kemendagri Yang disampaikan oleh Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan sebagai Pembina gugus tugas GNRM daerah terus mengedepankan program GNRM yang sesuai dengan prinsip efisiensi anggaran dan semangat Revolusi Mental sebagai sebuah gerakan bersama yang mengedepankan perubahan. Sehingga perlu dilakukan dorongan intensif dari Provinsi kepada kabupaten/kota untuk membentuk Gugus Tugas Daerah.

“Kondisi saat ini, Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Tenggara sudah dibentuk, sedangkan untuk di kabupaten yang sudah membentuk ada 3 Kabupaten dan 1 Kota, sedangkan masih ada 13 Kabupaten/Kota yang belum membentuk. Keberadaan Gugus Tugas ini menjadi penting sebagai motor penggerak perubahan,” katanya.

Menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Kemendagri, Kepala Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara, Parinringi mengatakan komitmennya untuk segera membentuk Gugus Tugas di Seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Setelah acara ini, kami akan menyurati seluruh daerah untuk segera membentuk Gugus Tugas Daerah.

Pada kesempatan ini, Kemenko PMK yang diwakili oleh Asisten Deputi Bidang Revolusi Mental Alfredo Sani, menyampaikan bahwa Gugus Tugas GNRM Provinsi Sulawesi Tenggara yang beranggotakan berbagai unsur terkait, diantaranya pemerintah, Masyarakat/Komunitas, Lembaga Pendidikan/Cendikiawan dan Dunia Usaha dapat berkolaborasi dalam upaya membawa Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi lebih baik.

“Kami sebagai Kementerian bertanggung jawab atas program Revolusi Mental, berharap Gugus Tugas Daerah tidak berhenti pada terbentuknya tetapi juga menjalankan tugasnya dan mampu menjadi sebagai motor penggerak perubahan didaerahnya masing-masing,” pungkas Alfredo.

Laporan : Jovi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •