Kemenpora : Kader Pemuda Anti Narkoba Miliki Peran Penting Cegah Narkoba

oleh -9 views
Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba yang diselenggarakan Kemenpora di Provinsi Sultra.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melatih 200 pemuda-pemudi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi Kader Pemuda Anti Narkoba.

Pelatihan tersebut dianggap sangat penting bagi Kemenpora dalam mencegah peredaran narkoba di masyarakat. Kemenpora menilai peredaran narkoba saat ini sudah marak hingga ke pelosok desa. Untuk itu pemuda yang dilatih selama 4 hari dapat bergerak hingga ke pedesaan.

Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda pada Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Arifin Majid mengatakan kader inti yang ditempa lewat pelatihan intensif selama empat hari diharapkan bisa merekrut lagi kader pemuda anti narkoba dari setiap desa.

“Dari 200 pemuda yang berasal dari lima kabupaten di Sultra, setelah pelatihan dan dikukuhkan nanti, kita harapkan masing-masing bisa merekrut lagi 25 kader pemuda anti narkoba di daerah masing-masing. Dengan demikian kampanye anti narkoba dari pemuda ini dapat dilaksanakan dengan berbasis pedesaan,” ujar Arifin Majid di sela-sela Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba di Kota Kendari, Selasa (2/4).

Arifin Majid menjelaskan Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba merupakan program prioritas kepemudaan Kemenpora guna mengatasi darurat peredaran dan penggunaan narkoba di tanah air. Program ini digulirkan sejak 2016 dan telah menyisir beberapa provinsi secara bergiliran.

Untuk tahun ini, selain menggar pelatihan di Provinsi Sultra, Kemenpora juga merencanakan menggelar Pelatihan Anti Narkoba di Maluku (Ambon) dan Kepulauan Riau (Batam). Menurut Arifin, di Sultra, seperti di provinsi yang masuk zona merah peredaran dan penyalahgunaan narkoba lainya sudah masuk hingga ke pelosok desa. Barang ilegal tersebut rawan masuk ke provinsi yang memiliki banyak pulau ini lewat jalur laut.

“Banyak pulau-pulau yang mudah dimasuki. Seperti Pulau Wanci yang disinyalir rawan menjadi tempat menurunkan narkoba,” kata Arifin.

Untuk diketahui, Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba di Kota Kendari digelar selama empat hari, 1-4 April 2019. Pelatihan Diikuti sebanyak 200 pemuda-pemudi Sultra yang berasal dari 5 Kabupaten/Kota yaitu Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kolaka Timur, Konawe Utara, dan Bombana.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •