Kepsek Se-Konawe Dipaksa Diknas Teken SPJ Fiktif, PGK Lapor Polisi

oleh -3 views
Sigit Tosepu Ketua Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK) Kabupaten Konawe, Sigit Tosepu usai melaporkan kasus spj fiktif di Polres Konawe. Foto : Muhammad Andy
Sigit Tosepu Ketua Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK) Kabupaten Konawe, Sigit Tosepu usai melaporkan kasus spj fiktif di Polres Konawe. Foto : Muhammad Andy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KONAWE – Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) fiktif yang dikakukan sejumlah oknum di Dinas Pendidikan Nasional Konawe, Jumat (05/2017)

Ketua PGK Konawe, Sigit Tosepu mengaku telah resmi melaporkan hal ini ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti, sebab kasus tersebut telah merugikan negara hingga miliaran rupiah.

“Kami tidak ingin kasus seperti ini terus dibiarkan. Bayangkan saja, untuk menutupi perbuatan mereka dari BPK pada saat di audit, mereka kemudian meminta semua Kepala Sekolah sekabupaten konawe untuk menandatangani SPJ fiktif,” ungkapnya

Sigit menambahkan berdasarkan data dan pengakuan beberapa Kepala Sekolah (Kepsek). Diketahui jika dana pemeliharaan sekolah tahun anggaran 2016 sebanyak Rp 12 juta per sekolah, mulai dari tingkatan SD, SMP, dan SMA Se-Konawe.

Meski anggaran pemeliharaan tempat menimbah ilmu itu tak pernah cair, Sigit melanjutkan, para Kepsek ini dipaksa untuk menandatangani SPJ meskipun agar perbuatan mereka tidak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kami akan terus mengawal kasus ini, karena ini menyangkut pasilitas dimana anak-anak kita, adik-adik kita menimbah ilmu pengetahuan. Kami berharap agar pihak Kepolisian bekerja secara profesional dalam menangani kasua ini,” Imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, sejumlah Kepala Sekolah se Kabupaten Konawe dipaksa untuk menandatangani SPJ piktif dengan maksud membodohi saat audit. para Kasek yang enggan disebutkan namanya mengaku siap memberikan kesaksian kepada pihak kepolisian nanti.

Laporan : Muhammad Andry

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •