Ketua Bawaslu Sultra Butuh Rekaman Ketua KPU Terkait Penetapan 7 Caleg di Wakatobi

0
492
Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu

ANOATIMES.ID, WAKATOBI – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Hamirudin Udu, rupanya belum begitu yakin dengan pernyataan Ketua KPUD Kabupaten Wakatobi, Abdul Rajab terkait penetapan 7 caleg yang diduga tidak memenuhi syarat Oleh Bawaslu.

Hamirudin Udu mengatakan, belum terlalu yakin dengan pernyataan Ketua KPUD Kabupaten Wakatobi yang dimuat di beberapa Media, bahwa tidak ada Surat Pengunduran diri dari Pemerintah Provinsi yang dilampirkan oleh 7 Anggota DPRD yang mencalonkan diri dari partai yang berbeda pada pemilu terakhir, sebagai persyaratan untuk ditetapkan dalam daftar calon tetap.

“Saya tidak mendengar lansung ya, pengakuan Ketua KPUD Wakatobi itu, sehingga saya tidak bisa berandai-andai dan juga kecuali saya mendengar dan atau misalnya ada rekaman dengan hasil pembicaraanya kemudian baru kita bisa mengetahui, oh ternyata ini memang dari pernyataan ketua KPU, olehnya itu kita juga harus lebih hati-hati,” terang Ketua Bawaslu Hamirudin Udu, pada tanggal 3 Oktober 2018 kemarin.

Untuk membuktikan hal tersebut, Bawaslu Provinsi telah menurunkan Tim investigasi didampingi Ketua Bawaslu Kabupaten Wakatobi Arifin, pada tanggal 7 oktober 2018.

Arifin mengungkapkan, dari hasil investigasi yang dilakukan, tidak ada surat dari Pemerintah Provinsi yang ada hanya dari Sekwan DPRD Kabupaten Wakatobi.

“Tadi itu waktu di KPU sama mi dengan saat penetapan proses itu, masih tanda terima dari Pak Sekwan. Terkait dengan syarat itu kan, tadi sudah kordinasi dengan KPU dan sudah diberikan foto copynya untuk menjadi bagian barang bukti untuk disampaikan ke Bawaslu Provinsi,” ungkap Arifin usai melakukan investigasi, pada tanggal 7 Oktober kemarin.

Dikonfirmasi mengenai kelanjutan hasil investigasi, Ketua Bawaslu Sultra, Hamirudin udu justru mengaku belum mendapatkan laporan hasil investigasi yang dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2018 itu.

“Saya belum lihat itu, surat yang disampaikan oleh KPU ke Tim Investigasi, ini masih kita kumpulkan semua,” cetus Hamirudin Udu, Senin, (22/8).

Mengenai pernyataan ketua KPUD Wakatobi bahwa, tak ada surat pemberhentian maupun usulan pemberhentian dan tanda terima dari Pemerintah Provinsi oleh ketujuh oknum Caleg, Ketua bawaslu menyampaikan akan memastikan di Pemerintah Provinsi dan Partai yang bersangkutan.

“Kami harus memastikan datanya dari kantor Gubernur Kemudian dari Partai Politik,” cakap Hamiruddin Udu.

Laporan : Alex

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here