Ketua Cabor Wushu: Bila Mengacu Pada RAT Tahunan, Harusnya Agista Ariani Sudah Gugur

oleh -28 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Wushu, Abdul Wahab menduga ada permainan yang sengaja dibuat Tim Panitia Penjaringan (TPP) Calon Ketua KONI Sultra dalam melakukan seleksi.

Menurutnya, dalam melakukan penjaringan, TPP terkesan mengabaikan dua syarat calon Ketua KONI seperti yang telah dihasilkan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Pusat.

“Ada dua syarat yang harus di penuhi untuk menjadi ketua KONI Sultra yakni KTPnya harus asli Sultra dan harus pernah masuk distruktur kepengurusan KONI atau Cabor minimal satu periode kepengurusan yang dibuktikan dengan SK,” ujar Abdul Wahab pekan kemarin.

Dari ke dua syarat tersebut, salah satu calon Ketua Koni Sultra yaitu Agista Ariani sudah tidak memenuhinya sehingga bila mengacu pada RAT itu, maka yang bersangkutan sudah harus dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Kalau kita mengacu pada hasil RAT KONI pusat, jelas ibu Agista seharusnya sudah gugur karena tidak memenuhi Persyaratan Sebagai Calon Ketua Umum KONI,” tuturnya.

Ia juga sangat yakin bahwa ada desain yang dibuat oleh pihak TPP untuk meloloskan calon yang tidak pernah terlibat dicabang olahraga manapun itu.

“Saya yakin ada permainan yang dibuat untuk meloloskan istri Gubernur Sultra, padahal itu sudah cacat secara administratif,” ungkapnya.

Laporan : Fitrah Mubaraq

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •