Kisah Asmara Dibalik Kematian Bripda M Fatur

oleh -116 views
Dua pelaku penganiayaan Bripda M Faturrahman, yakni Bripda Zulfikar dan Bripda Fislan saat menjalani tes urine oleh tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Foto : Polda Sultra for Anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Tangis haru dan rasa kehilangan tidak dapat digambarkan pihak keluarga Bripda M Faturrahman Ismail. Bintara remaja Dalmas Polda Sultra yang meninggal dunia akibat mendapat penganiayaan dari dua bintara senior yaitu Bripda Zulfikar dan Bripda Fisal di dalam barak dalmas, Polda Sultra, Senin (3/8).

Keluarga korban hanya bisa berharap agar Kepala Kepolisian Daerah Sultra, Brigjen Pol Iriyanto SIk dapat menegakkan aturan seadil-adilnya.

Paman korban, Mahyudin kepada anoatimes.id, mengatakan kematian keponakannya tidak wajar sebab terdapat luka lebam dan memar di bagian tubuh korban.

“Harapan keluarga agar persoalan ini di proses sampai tuntas, sebab sudah ada dua senior korban yang ditahan,” kata Aco sapaan akrab Mahyudin, Senin (3/8).

Sementara itu, mencuat kabar penyebab dua bintara senior menyiksa korban diakibatkan persoalan asmara.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt membenarkan kabar tersebut, bahasa ada dugaan motif ke dua pelaku ialah asmara.

“Dari keterangan pelaku demikian. Namun demikian akan dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap kedua pelaku,” kata AKBP Harry Goldenhart kepada anoatimes.id.

Ke dua pelaku, lanjut polisi dengan dua melati dipundaknya itu mengungkapkan ke dua pelaku telah melakukan pelanggaran disiplin kode etik profesi Polri, serta melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya orang.

“Sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat 3, pasal 354 ayat 2 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara,” ungkapnya.

Untuk diketahui, apabila pengadilan menjatuhkan hukuman kepada kedua pelaku 10 tahun atau di atas 5 tahun, ke dua pelaku terancam sanksi pemecatan dari anggota Polri.

“Sesuai aturan demikian pak,” tambahnya.

 

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •