KNPI Koltim Nilai Pemerintah Gagal Membina Atlet

oleh -74 views
Ketua KNPI Kabupaten Kolaka Timur, Taufik Sungkono
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KOLAKA TIMUR – Hingga saat ini Kontingen Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra ke XIII yang dilaksanakan di Kabupaten Kolaka belum mendapatkan satupun medali emas.

Tidak adanya perolehan medali tersebut, membuat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kolaka Timur menilai peran pemerintah dalam melakukan pembinaan terhadap para atlet gagal.

Baca Juga : Tim GateBall Muna Tembus Semifinal

“Saya melihat pemerintah gaga membina para atlet,” tutur Ketua KNPI Kolaka Timur, Taufik Sungkono, saat dihubungi via seluler, Senin (10/12).

Penilaian gagal dari orang nomor wahid di KNPI Koltim ini, bukan hanya dikarenakan tidak adanya satupun medali emas yang diperoleh, melainkan juga dikarenakan dalam merekrut para atlet, pemerintah mengabaikan atlet-atlet berprestasi yang sebelumnya, yang lebih dulu mengharumkan nama Kabupaten Kolitm.

“Banyak atlet berprestasi terpaksa mencari hidup di daerah lain, karena pemerintahan setempat kurang memperhatikan keberadaan mereka,” kata Taufik.

“Semisal di Kecamatan Ladongi, Dangia, dan Loea, dalam daftar saya disana ada beberapa atlet-atlet yang telah mengharumkan nama Koltim di turnamen olahraga sepak bola dan olah raga beladiri karate, tetapi tidak terlibat dalam event Porprov ini,” ujar Taufik.

Lanjut salah satu fungsionaris BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) ini, Pemkab Koltim harus menelaah ulang kajian pembinaan dan pengawasan olahraga di Kolaka Timur, sehingga kedepannya atlet-atlet ini yang merupakan putra asli Kolaka Timur yang nanti akan memperkuat dan memperjuangkan daerahnya sendiri di kancah perhelatan olah raga lainnya.

“Pemerintah harusnya memperhati kan atlet-atlet ini, karena mereka adalah putra putri asli Koltim, dan sudah menjadi tugas mereka untuk memperkuat dan memperjuangkan daerahnya sendiri,” tandas Taufik.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •