KPK Perpanjang Masa Penahanan ADP dan Asrun

0
828
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah. Foto : Istimewa

ANOATIMES.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari Non Aktif, Adriatma Dwi Putra (ADP) bersama ayahnya yang juga merupakan Calon Gubernur Sultra, Asrun rupanya harus lebih lama mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya KPK telah memperpanjang masa penahanan ADP dan Asrun hingga 40 hari ke depan.

Dikutip dari Fajar.co.id, Penyidik KPK memperpanjang masa penahanan Adriatma Dwi Putra, Asrun beserta Mantan Kepala BPKAD Kota Kendari Fatmawati Faqih dan Dirut PT Sarana Bangun Nusantara (SBN) Hasmun Hamzah selama 40 hari kedepan.

Keempatnya yang ditahan sejak 1 Maret 2018 lalu merupakan tersangka dalam kegiatan tangkap tangan terkait dengan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa lingkup Kota Kendari Tahun 2017-2018 sebesar Rp. 2,8 Miliar.

Hal itu diungkapkan juru bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya. Perpanjangan selama 40 hari kedepan itu berlaku mulai 21 Maret 2018 hingga 29 April 2018 mendatang.

“Dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari,” kata, Febri Diansyah, Senin (19/3).

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here