KPK Warning 267 Perusahaan Tambang yang Belum Bayar Royalti

oleh -1 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI angkat bicara soal 267 perusahaan tambang yang belum melunasi kewajiban kepada Pemerintah Provinsi Sultra.

Wakil pimpinan KPK, La Ode Syarief mengatakan KPK memiliki data -data 267 perusahaan yang belum melunasi kewajiban. Untuk itu, KPK berharap agar perusahaan – perusahaan tersebut segera melunasi tunggakan dan kewajiban.

“Bagi yang belum lunasi kewajiban, kami sudah catat, dan datanya kita sudah sampaikan ke Pemprov,” kata La Ode Syarief, usai mengikuti kegiatan Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Daerah Se-Provinsi Sultra dengan Badan Pertanahan Nasioanal, Bank Sultra, Direktorat Jenderal Pajak di Hotel Claro, Rabu (21/8/2019).

La Ode mewarning perusahaan – perusahaan tersebut apabila tidak melakukan pembayaran kewajiban dan melarikan diri, KPK akan meminta Polri untuk menindak tegas.

“Kalau melarikan diri kita suruh Polri untuk cari itu (perusahaan tambang). Kita harap semua perusahaan pemagang IUP yang belum lunasi kewajibannya untuk dilunasi,” tegasnya.

La Ode Syarief menyarankan kepada Pemprov Sultra, untuk tidak melayani administrasi perusahaan – perusahaan yang masih memiliki tunggakan kewajiban.

“Bisa tidak dilayani administrasi kegiatan mereka (perusahaan tambang),” ungkapnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •