KPU Sultra Mulai Lakukan Verifikasi Faktual Dukungan Balon DPD RI

oleh -10 views
Komisioner KPU Sultra saat memimpin jalannya rapat pleno terbuka penentuan jumlah sampel dan nomor awal sampel sebagai dasar pencuplikan dukungan balon anggota DPD RI. Foto : Awi / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai melakukan verifikasi faktual terhadap dukungan bakal calon (balon) anggota DPD RI dapil Sultra.

Ketua KPU Sultra, Laode Abdul Natsir mengatakan pelaksanaan verifikasi faktual dilaksanakan selama 21 hari, sejak Rabu (30/5) hingga 19 Juni mendatang.

“Kita baru saja selesai melaksanakan rapat untuk pencuplikan sampel, yang dimulai dengan mengundi untuk nomor awal (yang di dapat dari total dukungan) di dapatkan nanti jumlah sampel yang akan dilakukan verifikasi faktual di Kabupaten dan kota. Verifikasi Faktual dilaksanakan selama 21 hari,” ujar Laode Abdul Natsir, Rabu (30/5) usia rapat di salah satu clarion.

Jumlah sampel yang akan di verifikasi faktual tergantung dari besaran dukungan dan sebaran dukungan di Kabupaten / kota.

“Kalau yang tidak sampai 10 dilakukan dengan cara sensus, kalau di atas 10 dilakukan pengambilan sampel, dimana 1 sample merefleksikan 10 sampel jika 1 menyatakan tidak mendukung maka mempengaruji 10 sampel,” tutur Laode Abdul Natsir.

Dalam proses verifikasi faktual, KPU Sultra akan dibantu okeh KPU Kabupaten/Kota, Panitia Pemungut Suara (PPS), dengan pelaksanaan secara terbuka, dimana boleh di dampingi oleh LO atau tim calon.

“Boleh di dampingi, kita terbuka,” katanya.

Lanjut, Bang Ojo (sapaan akrab Laode Abdul Natsir) menjelaskan apabila petugas verifikasi faktual tidak menemukan atau tidak bisa menemui sampel maka verifikasi bisa dilakukan dengan cara video call.

“Tadi semua (calon DPD RI) sudah sepakat, LO, Timnya akan berkoordinasi dengan KPU dalam verifikasi faktual, jika tidak ditemukan sampel, tim menghadirkan di KPU atau bisa dengan cara Video Call, kalau video call kan kelihatan orangnya, jangan hanya suara saja, harus kelihatan orangnya,” jelasnya.

Untuk diketahui, KPU akan hanya akan melakukan verifikasi faktual kepada 58 bakal calon DPD RI.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •