Kuasa Hukum PT GMS: Jangan Beropini Tanpa Data, Laonti Bukan Pulau

oleh -248 views
Kuasa Hukum PT Gerbang Multi Sejahtra (GMS) Andre Darmawan (kemeja putih) bersama Humas PT GMS, Herman Pambahako saat menggelar konfrensi pers di Kendari, Senin (23/4).

ANOATIMES.ID, KENDARI – Kuasa Hukum PT Gerbang Multi Sejahtra (GMS), Andre Darmawan angkat bicara terkait adanya beberapa opini yang berkembang di kalangan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengatakan bahwa Laonti merupakan pulau kecil. Tidak hanya itu Posko Pemenangan Rakyat (Pospera) Kota Kendari juga menduga PT GMS menabrak aturan dalam pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

“Jangan beropini, apalagi tanpa data, jangan-jangan yang berkomentar belum pernah ke Laonti,” ujar Andre Darmawan saat menggelar konfrensi pers, Senin (23/4) kemarin, di Kendari.

Andre (sapaan akrab Andre Darmawan) menjelaskan Laonti merupakan Kecamatan dari Kabupaten Konsel, yang mana daratannya bersambung dengan daratan Kendari, hanya saja daerahnya merupakan daerah terisolir, belum ada akses darat dan harus ditempuh menggunakan jalur laut.

“Laonti bukan pulau kecil, Laonti adalah daratan, Laonti tidak sama seperti Pulau Wawonii dan Cempedak,” tegas Andre.

Tidak hanya itu, dalam beberapa rilis media mengatakan bahwa aktivitas PT GMS di khawatirkan akan menghilangkan pekerjan masyarakat sekitar khususnya petani rumput laut dan para petani lainnya.

“Disana tidak ada pertanian, apalagi petani rumput laut. Inilah saya katakan jangan beropini tanpa data, mari kita bicara pakai data, kita buka-bukaan data,” tuturnya.

Lanjut, Andre menambahkan bahwa soal dugaan PT GMS yang menabrak aturan, dirinya meminta agar Ketua Pospera Kota Kendari, Mukmin untuk memaparkan aturan yang mana yang dilanggar jangan asal beropini tanpa data.

“Dimana melanggarnya, dia (Mukmin, red) harus menyebutkan secara terang. Legalitas PT GMS jelas, dan sudah Clean n Clear (C N C). Aturan perizinan itu ketat, dan bisa di cek. Dan lagi kalau bermasalah mana mungkin bisa C n C. Keluar Amdal dan izin lingkungannya,” tegas Andre.

Sementara itu, Humas PT GMS Herman Pambahako menambahkan nantinya ketika PT GMS beroperasi dapat memberikan hal positif bagi masyarakat, misalnya terbuka lapangan kerja.

“Selain itu juga beberapa MoU dengan masyarakat dapat direalisasikan,” ujarnya.

Laporan : Awi