Kuasa Hukum RM-SK Minta MK Batalkan Hasil Pilgub Sultra

0
207
Andre Darmawan

ANOATIMES.ID, WAKATOBI – Tim kuasa hukum pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra nomor urut 3, Rusda Mahmud – Sjafei Kahar (RM-SK) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan hasil rekapitulasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Inti permohonan kita adalah meminta pembatalan hasil rekapitulasi Pilgub Sultra karena terjadi beberapa pelanggaran yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sultra tidak melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap yaitu masalah pergantian dua Komisioner KPU Konawe,” kata Andre Darmawan via WhatsApp pribadinya, Kamis (26/7/2018) malam.

Dengan demikian, Komisioner KPU Konawe yang legal pada saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur beberapa waktu lalu hanya dua orang saja karena satu komisioner ditahan.

“Jadi segala keputusan KPU Konawe terkait pelaksanaan Pilgub Sultra menjadi cacat hukum,” ucapnya.

Selain persoalan komisioner KPU Konawe, lanjut Andre juga mengungkapkan ada persoalan pada laporan dana kampanye pasangan Ali Mazi – Lukman Abunawas (AMAN), yang mana disampaikan terlambat dari waktu yang ditentukan. Laporan dana kampay AMAN di laporkan pada pukul 19.38 Wita, sedankan menurut Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5/2017, batas waktu penyerahan laporan dana kampanye pukul 18.00 Wita.

“Apabila telat maka dikenakan sanksi pembatalan calon,” tambahnya.

Lebih lanjut Andre menyebutkan, KPU berusaha merubah berita acara, akan tetapi pihaknya sudah mendapat bukti berita acara yang asli.

“Masalah pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 12 Bupati/Walikota untuk memenagkan pasangan AMAN dan para Bupati tidak mempunyai izin kampanye.
Selanjutnya adalah masalah Pemungutan Suara Ulang (PSU) 41 Tempat Pemungutan Suara (PSU) terbanyak se Indonesia dan masih banyak TPS yang seharusnya PSU sehingga menandakan terjadi kecurangan yang masif dilakukan oleh penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu),” terangnya.

Wa Ode Nurhayati

Sementara itu, Wa Ode Nurhayati (WON) selaku tim pemenangan RM-SK di Sultra mengatakan semua kejadian tersebut semua dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra, namun tidak ditindak lanjuti maksimal.

“Alhamdulillah tadi saya hadir menemani sahabat-sahabat kuasa hukum Tim RM-SK. Dan Alhamdulillah juga, sidang berjalan lancar, tidak ada yang rumit, bertele-tele, manipulatif apalagi tidak profesional dari Tim kuasa Hukum kami. Selebihnya kami percaya bahwa kehendak Allah lah yang lebih berkuasa atas semua proses ini. Pak Rusda selalu berpesan untuk kerja cepat tepat dan sopan,” ungkapnya.

Laporan : Alex

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here