LAKM Kesultanan Buton, Tolak Penempatan BOP di Atas Tanah Adat

oleh -104 views
Lembaga Adat Kadie Mandati (LAKM) Kesultanan Buton saat memasang plat bertuliskan kalimat menolak BOP Wakatobi di atas tanah adat . Foto : Syaiful / anoatimes.id

ANOATIMES.ID, WAKATOBI – Lembaga Adat Kasie Mandati (LAKM) Kesultanan Buton menolak penempatan Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Wakatobi di atas tanah Kadie Mandati.

Penolakan tersebut dilakukan dengan memasang patok dengan bertuliskan kalimat penolakan terhadap penempatan BOP Wakatobi diatasi sara Kadie Mandati, Motika Fatu Posunsu.

Ketua Lembaga Adat Kadie Mandati, Aliuddin mengatakan lokasi yang pemerintah bakal berikan pada BOP merupakan hutan yang diamanahkan secara turun temurun untuk dijaga dan dilestarikan sebagai aset Adat Kadie Mandati.

“Kami diangkat sebagai perangkat adat itu bukan hanya sekedar nama, namun juga untuk mengamankan aset adat dan budaya dan yang kami pertahankan adalah amanah dari leluhur kami,” kata, Aliuddin, Rabu, (9/1).

Aliuddin juga mengkritik pemerintah yang mana dalam pemberian lokasi untuk BOP, yang ditunjuk di atas tanah Kadie Mandati yakni hutan yang disebut ‘Motika Fatu Posunsu, tidak pernah melakukan koordinasi dengan lembaga adat.

Sebelumnya pada tahun 2015 lalu, pernah dilakukan survei juga oleh Watimpres namun lagi-lagi, kata Aliuddin juga tidak ada kordinasi sama sekali dengan lembaga adat maupun sara (perangkat adat).

“Sebenarnya memang disini, tidak ada pengecualian memang tidak bisa, karena pesan nenek moyang kami itu tegas, dan sebenarnya disini punya nilai mistis yang masih kental sejak dulu,” tutur Aliuddin.

Rencananya perangkat adat maupun sara Kadie Mandati berencana meminta Hearing dengan pemerintah daerah untuk meminta penjelasan terkait dengan penetapan lokasi BOP secara sepihak.

Meski demikian, perangkat adat dan sara menyampaikan, tidak menolak masuknya pembangunan di Kabupaten Wakatobi namun alangkah baiknya jika pembangunan itu tidak merusak tatanan Budaya maupun aset Adat yang telah ada.

Laporan : Syaiful
Editor: Awi