Laporan GMPK, Kejari Wakatobi Lakukan Pengumpulan Data

oleh
Kasi Intel Kejari Wakatobi, Rudi
  • 32
    Shares

ANOATIMES.ID, KENDARI – Gerakan Masyarakat Pemikir Kiri (GMPK) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Achmad aksar terkait dugaan penyalahgunaan anggaran KPNI sebesar Rp 500 juta pada tahun 2018.

“Di Kejaksaan kami meminta agar dilakukan penyelidikan terhadap saudara Achmat Aksar, yang dilaporkan atas dugaan penyalahgunaan anggaran KNPI sebesar Rp 500 juta yang sudah kami laporkan sejak minggu lalu,” kata Ketua GMPK Rahman, Senin (25/3).

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Wakatobi, Rudi mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan data. Kejari juga sudah meminta hasil audit dari inspektorat daerah.

“Kita masih dalam pengumpulan data terkait dengan dana Hibah KNPI 2018, karena kita di kejaksaan tidak ada auditor, maka kami melakukan permintaan audit kepada Inspektorat daerah minggu lalu, nanti bisa dicek di sana juga,” Rudi.

Lanjutnya, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah Daerah pada tahun 2013, Audit yang dilakukan inspektorat diberikan waktu maksimal 60 hari kerja terhitung sejak masuknya surat permintaan audit oleh Kejari.

Sedangkan Kepala Inspektorat (Isnpektur), Nur Saleh yang dihubungi via seluler, menungkapkan pihaknya telah membentuk Tim Audit untuk melakukan penelusuran terhadap laporan GMPK atas dugaan penyalahgunaan anggaran KNPI Tahun 2018 tersebut.

“Kemarin saya baru bentuk timnya, mungkin sampai dua minggu ke depan baru selesai,” tutur Nursaleh.

Mengenai usulan proposal terkait pengajuan danah Hibah KNPI 2018 sebesar Rp 500 juta, Nur Saleh mengatakan tidak ada di instansinya, namun bisa di cek di Dinas Keuangan Daerah.

Laporan : Syaiful