Lomba P2WKSS Tingkat Provinsi, Pemda Konkep Bedah Rumah Pasangan Tunawicara

oleh -69 views
ketua PKK Konkep Nurul Hidayati (depan) didampingi Wakil Ketua PKK Inggit Gernasi (baju merah) tengah memberikan arahan kepada Kepala DInas Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Yani di Desa Batumea yang menjadi lokasi penilaian P2WKSS tingkat Provinsi Sultra. Foto : Jovi anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KONKEP – Persiapan Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan (Konkep) dalam mengikuti perlombaan Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Sultra terus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan berbagai pembenahan di desa yang akan dijadikan penilaian nanitnya yaitu Desa Batumea, Kecamatan Wawonii Tengah.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (21/9) Pemda Konkep melakukan pembenahan di Desa Batumea, nampak pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tengah membedah rumah seorang pasangan Tunawicara.

“Selama satu bulan terakhir ini telah dilakukan rehap atap rumah. Sebelumnya menggunakan atap rumbia dan kini diganti menggunakan atap Asoka. Selanjutnya pengecetan dinding tembok, pembuatan pagar rumah, penanaman tanaman obat keluarga, sayur-sayuran di halaman rumah dan terakhir rehap total dapur warga, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konkep, Muhammad Yani.

Baca Juga : Miris! Adukan Nasib ke DPRD, Para Guru Honorer Konkep Malah Diancam Kepala Sekolah

Dirinya menambahkan, di Desa Batumea, ada dua rumah yang di rehab, dan sejauh ini ke dua rumah warga tersebut progresnya sudah mencapai 80 persen.

“Salah satu rumah merupakan warga Tunawicara dan satunya lagi rumah berukuran 7 x 11 meter persegi berdindingkan papan dan beratapkan bahan yang terbuat dari daun sagu,” katanya.

“Alhamdulillah melalui program kegiatan lomba P2WKSS dapat membantu langsung masyarakat dan juga mendekatkan lagi hubungan silaturahmi antar pemerintah dan warga. Harapan kita melalui lomba ini dapat menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga keindahan halaman rumah, kesehatan dan tentu pentingnya kerjasama antar warga, ” ungkap Muhammad Yani.

Warga yang rumanya di bedah, Hasriati merasa bersyukur atas dipilihnya Desa Batumea sebagai lokasi lomba. Menurutnya, sebelumnya desa ini terlihat tidak indah dan bersih. Namun sekarang seluruh ruas jalan terlihat bersih, tiap rumah warga dicat dan direhap sesuai kondisi kerusakannya.

“Intinya kami ini pak hanya bisa mengucap syukur kasian dengan adanya kegiatan di kampung kami,” ujarnya.

Ditempat yang sama, ketua PKK Konkep Nurul Hidayati yang turur hadir didampingi Wakil Ketua PKK Inggit Gernasi mengatakan sebagai penanggung jawab program kegiatan P2WKSS ini, mereka sangat mengapresiasi masyarakat Desa Batumea yang mau bahu membahu bersama pemerintah dalam membanahi desa yang bakal di jadikan penilaian dalam lomba P2WKSS tingkat provinsi nantinya.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik, mereka (warga) mau bahu membahu untuk bekerja sama membersihkan lingkungan rumah supaya indah,” Kata Nurul Hidayati.

Laporan : Jovi
Editor : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •