LPSK Ikut Andil Dalam Penuntasan Kasus Meninggalnya Dua Mahasiswa UHO

oleh -35 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jumat (4/9/2019) menyambangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kedatangan LPSK untuk berkoordinasi dengan terkait tregedi meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) saat terjadi bentrok antara Polisi dan Mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Sultra, 26 September 2019 lalu.

Dalam tragedi tersebut Randi dan Muhammad Yusuf meregang nyawa. Randi tewas tertembak, sedangkan Muhammad Yusuf menunggu akibat mendapat penganiyaan dan hantaman benda tumpul dibagian kepalanya.

Komisioner LPSK, Brigjen Pol (Purn) Ahmadi mengatakan LPSK lebih kepada memberikan perlindungan terhadap para saksi dan korban dalam tragedi 25 September 2019 lalu.

“Kami akan pro aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak, mengenai perlindungan terhadap saksi dan korban,” kata Ahmadi.

Ahmadi mengimbau kepada masyarakat dan mahasiswa yang mengetahui kejadian tersebut untuk tidak takut dalam bersaksi.

“Jangan takut menjadi saksi. Ungkap saja semua yang diketahui, demi proses hukum yang berkeadilan,” imbaunya.

Selain itu, lanjut Ahmadi menambahkan LPSK juga akan berkoordinasi dengan Mabes Polri terkhusus pada Tim Investigasi yang tah dibentuk.

“Kami juga akan koordinasi dengan tim investigasi,” tambahnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •