MA Menangkan PT Antam, 13 IUP Diciutkan

oleh -80 views
Kepala Dinas ESDM Sultra, Burhanuddin.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Adanya tumpang tindih Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang terjadi di lahan milik PT Aneka Tambang (Antam) di Kecamatam Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan 13 Perusahaan Tambang berujung pada putusan Mahkamah Agung (MA).

Sesuai putusan MA Nomor 225.K/TUN/2014 Tanggal 17 Juli 2014 yang telah berkekuatan hukum tetap, dengan amar putusannya menyatakan bahwa pada intinya IUP PT Aneka Tambang Tbk. Nomor 158 Tanggal 29 April 2010 telah dimemenangkan oleh Mahkamah Agung dan diperintahkan untuk dihidupkan kembali.

Dengan begitu, maka 13 IUP milik 13 perusahaan pertambangam harus diciutkan dari lahan milik PT Antam.

Kepala Dinas ESDM Sultra, Burhanuddin membenarkan bahwa putusan MA memenangkan PT Antam dan IUP PT Antam harus diaktifkan kembali.

Untuk itu, lanjut Burhanuddin mengatakan untuk menyelesaikan persoalan IUP tumpang tindih di lahan milik PT Antam, di Kecamatan Molawe, Konut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) membentuk tim untuk menangani hal itu.

“Sambil menunggu pengaktifan kembali IUP PT Antam oleh Menteri ESDM sesuai kewenangannya. Saat ini kami bentuk tim evaluasi dulu, setelah terbentuk tim disitulah kita akan bahas bagaimana mengambil jalan keluarnya sebanyak 13 perusahaan yang masuk di wilayah IUP PT Antam tersebut,” kata Burhanuddin, Selasa (18/7/2017), kemarin.

Nantinya, lanjut Burhanuddin, tim tersebut akan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur, Saleh Lasata, dan Asisten II Setda,” ungkapnya.

Berikut IUP Perusahaan tambang yag timpang tindih:

1. CV Ana Konawe
2. CV Malibu
3.CV Yulan Pratama
4. PT Andhikara Cipta Mulia
5. PT Avry Raya
6. PT Hafar Indotech
7. PT James Armando Pundimad
8. PT Karya Murni Sejati 27
9. PT Mughni Energi Bumi
10. PT Rizqi Cahaya Makmur
11. PT Sangia Perkasa Raya
12. PT Sriwijaya Raya
13. PT Wanagon Anoa Indonesia 3

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •