Mantan Napi Ini, Nyaleg DPRD Konkep

0
132
Hasrin

ANOATIMES.ID, KONKEP – Walaupun berstatus sebagai mantan narapidana (napi), tidak mengurangi niat Hasrin untuk tampil dan ikut serta dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) 2019 mendatang.

Hasrin mengaku dirinya merupakan mantan napi kasus 284 ayat (1) di wilayah hukum Polres Kendari, dengan hukuman kurungan 6 bulan di Rumah Tahanan (Rutan) Kendari pada 2015 lalu.

“Saya mantan Napi kasus 284 ayat (1) huruf a KUHP. Dan saat itu saya menjalani pidana selama enam bulan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Kendari No: 338/Pie.B/2014/PN Kendari tangal 29 Januari 2015. Karena telah melanggar Pasal 279 ayat (1) ke 1 KUHP atau pasal 284 ayat 1,” ujar Harsin kepada media Anoatimes, Minggu, (22/7).

Walaupun berstatus sebagai mantan napi, Hasrin tidak minder dan bahkan tidak menyurutkan niatnya untuk dalam duduk di kursi DPRD Konkep, untuk memperjuangkan hak-hak maayarakat. Hasrin mencalonkan diri melalui Partai Nasional Demokrasi (NasDem) dapil 1 Kecamatan Wawonii Barat dan Kecamatan Wawonii Tengah.

“Kalau saya terpilih nanti, keluhan masyarakat akan menjadi nomor satu untuk diperjuangkan. Saya memang pernah menjadi seorang Napi, tapi status itu tidak menyurutkan semangat saya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di parleman nanti,” tutur Hasrin.

Untuk diketahui, bagi mantan terpidana wajib mengisi lengkap formulir BB 1 dengan lampiran surat keterangan dari kepala Lapas, surat keterangan Kepolisian dan salinan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Selain itu, bagi mereka juga diwajibkan memperoleh surat dari pimpinan redaksi media yang menerangkan bahwa calon secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik sebagai mantan terpidana serta melampirkan bukti berupa surat pernyataan publikasi diri yang bersangkutan telah dimuat dalam media massa.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here