Marak Korban Obat PCC di Kendari Bukti Kegagalan Sistem Kesehatan Daerah

oleh -36 views
Komisioner Ombudman RI, Laode Ida

ANOATIMES.ID, JAKARTA – Tercatat puluhan anak di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban penyalahgunaan obat PCC. Tiga diantaranya meninggal dunia.

Dengan kejadian tersebut membuat Kota Kendari yang nota banenya Kota Layak Anak ini menjadi sorotan Nasional.

Komisioner Ombudsman RI, Laode Ida menyatakan keprihatinan atas kejadian tersebut, dan menilai sistem kesehatan di Kota Kendari gagal.

“Saya sangat prihatin dengan apa yang terjadi. Ini satu bukti kegagalan sistem kesehatan daerah,” ujar Laode Ida via seluler, Sabtu (16/9/2017).

Lanjut, La Ode Ida menjelaskan Pemerintah Kota Kendari gagal melakukan pemantauan dan pencegahan terhadap obat-obatan yang masuk dan beredar di Kota Kendari.

“Bukan mustahil akibat dari ketidak pedulian para pejabat terhadap persoalan sosial dan moral masyarakatnya. Mereka hanya fokus pada pembangunan fisik. Atau boleh jadi akibat dari adanya krisis patron atau krisis keteladanan pada tingkat lokal,” ungkapnya.

Menurut, mantan Senator DPD RI ini, kasus ini bukan mustahil sudah berulang terjadi hanya saja tidak terekspos selama ini. Beredarnya obat-obatan itu sangat berbahaya karna bisa secara permanen merusak kesehatan fisik dan jiwa individu-individu pemakainya.

“Pertanyaannya mengapa obat-obatan beracun dan berbahaya seperti itu termasuk jenis narkoba lainnya begitu bebas dan leluasa? Ini perlu dijadikan introspeksi serius bagi para pejabat dan aparat berwenang di daerah kita,” katanya.

“Sekali lagi saya sangat perihatin,” ujarnya.

Laporan : Awi