Marak Peredaran Upal, BI Sosialisasi di Konkep

0
145
Suasana sosialisasi Bi di Konkep

ANOATIMES.ID, KONKEP – Belum lama ini, seorang petugas BRILink di Kabupaten Muna tertipu oleh seseorang yang mengedarkan uang palsu (upal), tak tanggung-tanggung nominal upal yang polisi sita dari korban Indrayani (40) yang merupakan agen BRILinkencapai Rp 7.200.000.

Untuk mencegah peredaran upal di Sultra, khususnya di Konawe Kepulauan (Konkep), Bank Indonesia perwakilan Sultra menggelar sosialisasi di Pemerintah Daerah Kabupaten Konkep, Kamis (15/3) di Aula Kantor Bupati Konkep.

Kepala perwakilan BI Sultra, Minot Purwahono mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat melalui Pemda Konkep untuk mengetahui cara membedakan upal dan uang asli.

“Caranya 3D dilihat, diraba dan di terawang,” katanya.

Selain melakukan sosialisasi keaslian uang asli, BI juga melakukan sosialisasi transaksi non tunai.

“Transaksi Non Tunai ini, merupakan keputusan Presiden dan peraturan Menteri dalam Negeri, bahwa pemerintahndaerah sejakn1 januari 2018 sudah harus menerapkan hal ini, karena ini bentuk dari transparasi keterbukaan,” tutur Minot.

“Tetapi hal ini tergantung kesiapan masing-masing daerah, tapi memang ini sudah keharusan, dan seperti kata bupati konkep bahwasanya hampir sebagian besar mereka sudah menerapkan Transaksi tersebut, misalnya membayar gaji PNS itu sudah melalui via transfer, jadi tidak membayar dalam bentuk tunai.Tapi transaksi ini juga akan terapkan dimasyarakat dalam belanja,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam sosialisasi tersebut dihadiri oleh Bupati Konkep Amrullah, Wakil Bupati Andi Muhammad Lutfi, dan OJK Sultra.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here