Muswil dan Permintaan Kader PAN Tentang Pengganti Umar Samiun

oleh -1 views
Syamsul Ibrahim
Syamsul Ibrahim
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) telah merestui langkah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil). Namun dalam pelaksanaannya masih menunggu petunjuk dari DPP.

Dalam Muswil yang rencannya akan dilaksanakan pada Mei mendatang, akan dibahas beberapa agenda penting partai khususnya pergantian Samsu Umar Abdul Samiun sebagai Ketua DPW PAN Sultra, yang sampai saat ini masih berproses hukum.

Salah satu wakil ketua di DPW PAN Sultra, Syamsul Ibrahim mengatakan sejauh ini belum ada info resmi kapan akan dilaksanakan Muswil, namun diperkirakan akan dilaksanakan pada Mei 2017 mendatang.

“Kita masih tunggu petunjuk DPP, apakah Muswil pemilihan atau kesepakatan penunjukan semacam pelaksana ketua. Kita harap apa yang dilakukan adalah yang terbaik untuk kader dan keluarga besar PAN,” ujar Syamsul Ibrahim saat ditemui disalah satu hotel di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Menurut Syamsul Ibrahim, sejauh ini roda organisasi kepartaian tetap berjalan normal, kepengurusan di tingkat kabupaten tetap intens melakukan kegiatan kepartaian, hanya mungkin ada pertimbangan DPP sehingga perlu dilaksanakan Muswil.

“Sebenarnya walaupun kondisi ketua DPW masih berproses, agenda kepartaian tetap berjalan tanpa kendala. Mungkin DPP punya pertimbangan khusus, apakah itu untuk menghadapi verifikasi partai atau menghadapi Pilkada serentak 2018 sehingga perlu diadakan muswil, ” katanya.

Adakah Permintaan Kader Tentang Sosok Pengganti Umar Samiun?

Menuru Syamsul Ibrahim, kepengurusan tingkat bawah menginginkan figur yang akan menggantikan Umar Samiun ialah salah satu figur yang berasal dari formatur yang telah ditetapkan DPP pada Muswil Februari 2016 lalu.

“Suara dari bawah cukuplah yang di formatur saja. Di formatur itu kan ada Pak Gubernur (H Nur Alam), Ketua DPD PAN Konawe (Kerry Konggoasa), Pak Walikota (Ir Asrun), Ketua DPRD (Abdurrahman Saleh),” ugkapnya.

Lanjut, Syamsul Ibrahim mengatakan sejauh ini belum ada nama siapa yang mencuat untuk berambisi menjadi ketua. Namun apabila Muswil nanti dibuka secara bebas, kemungkinan akan ada tambahan kader yang akan maju.

“Yang pasti kalau itu harus muswil berarti DPP meminta pengurus berembuk, formatur berembuk sehingga mengeluarkan satu nama, namun apabila menghasilkan lebih dari satu nama maka DPP akan mengambil alih, ” ungkapnya.

Ia berharap agar dalam pelaksanaan Muswil nantinya tidak terjadi perpecahan, tidak perlu gontok gontokan sesama kader yang dapat menimbulkan citra negatif partai.

Laporan : Azwirman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •