Nur Alam Angkat Bicara Soal Penundaan PSU Bombana

oleh -0 views
Gubernur Sultra, H Nur Alam
Gubernur Sultra, H Nur Alam
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada pemilihan kepala daerah (Kada) di Bombana resmi ditunda dengan alasan anggaran.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam akhirnya angkat suara terkait kendala dari penundaan Pilkada tersebut.

Menurutnya, saat ini pemerintah provinsi sudah mengkaji kendala anggaran di Bombana melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra.

“Pemda Bombana sudah melakukan konsultasi dan kami telah mengkaji kebutuhan anggaran PSU tersebut. Bahkan saya telah mengintruksikan agar Pj Bombana, Sitti Saleha berkonsultasi ke BPKP dan BPK RI,” ungkap Nur Alam.

Menurutnya, langkah tersebut bagian dari kewaspadaan pemprov maupun Pemda Bombana dalam menetapkan penganggarannya.

Nur Alam membeberkan, nomenklatur penganggaran PSU tidak terbahas dalam APBD Bombana, kemudian anggaran yang lalu sudah habis terserap.

“Hasil konsultasi ini susah dilaksanakan PSU pada tanggal 30 Mei 2017 sebab tidak terjangkau,” tambahnya.

“Kalau persiapan sudah ada, tetapi kita tidak bisa mengeluarkan anggaran jika tidak ada cantolan kegiatannya,” tegas mantan Ketua DPW PAN.

Gubenur Sultra dua periode ini menilai jika ada tawaran PSU dilaksana pada taggal 6 Juni 2017 maka KPU dan Pemda kebutuhannya sudah terhitung, meskipun secara keseluruhan belum terjangkau.

Paling tidak anggaran pokoknya sudah tersedia dulu, dan kekurangan akan dibayar pada APBD Perubahan 2017.

“Saya mendapatkan informasi untuk ancang-ancang anggaran minimal 1,5 miliar kalau ada KPU sudah bisa jalan,” jelas Nur Alam sambil menegaskan ini katanya ya.
“Tapi sesungguhnya total anggaran dibutuhkan adalah 2 miliar lebih hampir 3 miliar. Provinsi tidak ada masalah meminjamkan, tapi prosedural keluarnya anggaran itu harus didudukan,” pungkasnya.

Laporan : Rahmat R.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •