Nurdin Pemone Gugur Seleksi Calon Sekda Sultra, Begini Tanggapan Ridwan Bae

oleh
Ridwan Bae
  • 94
    Shares

ANOATIMES.ID, KENDARI – Tiga nama calon Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra telah diplenokan yaitu Hj Nur Endang Abbas, Syafruddin dan Rony Yakob.

Sedangkan, Nurdin Pamone yang sebelumnya masuk empat besar, dinyatakan gugur oleh panitia seleksi Sekda Sultra.

Gugurnya Nurdin Pamone membuat sebagian masyarakat Kabupaten Muna, bahkan politisi kembali menoleh kebelakang, mengingat janji kampanye Ali Mazi yang kala itu masih menjadi kandidat Calon Gubernur Sultra, dan berkampanye di Bumi Sowite itu.

Keadaan ini, membuat Politisi Senior asal Kabupaten Muna, Ridwan Bae angkat bicara. Dirinya mengatakan Ali Mazi sudah memenuhi janji politiknya, sebab di awal penyeleksian calon Sekda Sultra sudah ada beberapa kandidat yang berasal dari Kabupaten Muna. Namun, di tengah jalan ada yang mengundurkan diri dan ada yang digugurkan.

“Pansel (panitia seleksi) sudah bekerja dan menghasilkan tiga nama. Saya tidak menyalahkan Ali Mazi, hasil pansel harus diterima siapapun yang jadi sekda. Apakah itu Nur Endang Abbas, Syafruddin atau Rony Yakob,” ucapnya saat ditemui para wartawan, Jumat (22/2/2019).

Tapi, Ridwan Bae mengingatkan jika yang menempati kursi sekda bukan dari Kabupaten Muna, maka dapat menimbulkan berbagai persepsi lain di tengah masyarakat Sultra khususnya masyarakat Muna.

“Karena ini sedikit bertolak belakang dengan komitmen politik Ali Mazi saat berkunjung di Muna waktu itu. Bahwa yang akan dijadikan sekda adalah orang Muna, dan saya dengar sendiri apa yang dijanjikan Ali Mazi,” katanya.

Mantan Bupati Muna ini menggambarkan akan muncul pandangan orang-orang, seperti masyarakat menganggap pansel tidak terbuka, kenapa nama Nurdin Pamone gugur.

“Apa alasannya, dimana kriteria membuat dia (Nurdin Pamone) jatuh. Ini mesti ada keterbukaan, kalau tidak maka itu akan memancing reaksi masyarakat dan itu berbahaya,” jelasnya.

Terkait nama Rony Yakob, Ridwan Bae sebut ini timbulkan pertanyaan bagi orang lain. Kenapa Rony Yakob lolos tiga besar, tetapi jika dilihat dari kepangkatan ternyata pangkat Nurdin Pamone lebih tinggi ketimbang Rony Yakob.

“Tapi bisa saja orang-orang berpendapat ada yang ingin membunuh janji politik Ali Mazi dengan tidak hadirkan satu pun orang Muna duduki jabatan sekda,” katanya memaparkan pendapat orang-orang.

Dia menyarankan Ali Mazi harus jeli melihat kondisi ini. Jika pansel tidak mau terbuka maka Ali Mazi harus jujur mengemukakan. Sehingga muncul berbagai macam reaksi.

“Apapun alasan pansel, selalu akan kembali pada Ali Mazi. Ali Mazi dan Lukman Abunawas harus berani mengemukakan kepada masyarakat terlebih pada masyarakat Muna. Tapi mudah-mudahan saudara-saudara saya di Muna bisa memahami, ini adalah hasil kerja pansel dengan berbagai pertimbangan,” terangnya.

Laporan : Jayusman