Ombudsman Investigasi Ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa

oleh -3 views
Bagian Pelabuhan Nipa-nipa yang ambruk. Pelabuhan Nipa-nipa dibangun pada Juli 2017 dan rampung pada September 2017 dengan menelan biaya Rp 3,4 Miliar. Foto : Istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Ambruknya pelabuhan Nipa-nipa, di Desa Tamburano, Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masih dalam tahap pemeliharaan rupanya juga menimbulkan dugaan adanya maladministrasi pada proyek yang menggunakan anggaran Rp 3,4 miliar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sultra, Ahmad Rustan mengatakan pihaknya akan turun melakukan investigasi proyek pembangunan Pelabuhan Nipa-nipa.

“Dalam waktu dekat Ombudsman Sultra akan melakukan investigasi terhadap kasus ini,” ujar Ahmad Rustan melalui via seluler, Kamis (1/3/2018).

Ahmad menduga bahwa rekanan yang menjadi pelaksana kegiatan dalam hal ini kontraktor tidak berkompeten dalam melaksanakan pekerjaan. Selain itu, jika dilihat dari kondisi pekerjaan, besar kemungkinan pejerjaan ini tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Hal ini sesuai dengan beberapa gambar yang beredar di salah satu grup medsos, yang beredar saat pekerjaan itu sedang dilaksanakan yang menunjukkan bahwa proyek itu dibuat seadanya,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Ahmad menambahkan harus ada pihak yang bertanggung jawab terkait ambruknya proyek tersebut.

“PPK, Pejabat Penerima Pekerjaan, Konsultan Pengawas, dan Rekanan Pelaksana,” ungkap Ahmad.

Untuk diketahui, Pelabuhan Nipa-nipa mulai dikerjakan oleh PT Roda Indah Perkasa (RIP) pada Juli 2017 dan rampung pada September 2017 dengan menelan biaya Rp 3,4 miliar. Dalam masa pemeliharaan Pelabuhan Nipa-nipa ambruk pada, Senin (19/2/2018).

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •