Ombudsman Panggil Pj Gubernur Sultra

0
233

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pembentukan tim Pelaksana Penilai dan Pemilihan Mitra Wilayah Pertambangan khusus Blok Sua-sua, Latao Kabupaten Kolaka Utara dan Mata Rape Kabupaten Konawe Utara, oleh Pelaksana Jabatan (Pj) Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi di duga terjadi maladministrasi.

Untuk itu, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sultra memangil Teguh Setyabudi untuk memberikan klarifikasi.

Kepala Ombudsman Perwakilan Sultra, Mastri Susilo mengatakan Ombudsman menduga dalam pembentuan tim tersebut telah terjadi maladministrasi.

“Surat sudah dilayangkan dan sudah diterima staf Pj Gubernur,” ujar Mastri Susilo dalam rilisnya, Rabu (17/7) kemarin.

Sebelumnya, Ombudsman telah melakukan klarifikasi kepada Asisten 2 Sekda Sultra La ode andi Pili yang juga sebagai Ketua Tim, Kepala Biro kerja sama Setda Sultra, Kepala Dinas ESDM Sultra , dan PT Utama Sultra/Perusda/BUMD.

“Klarifikasi dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2018 dikantor masing-masing,” katanya.

Setelah Ombudsman mengklarifikasi kepada beberapa pihak tersebut, rencananya Ombudsman memanggil Teguh Setyabudi hari ini (Kamis, 19/7) di Kantor Ombudsman untuk memberikan klarifikasi pukul 09.00 Wita.

Pantauan anoatimes.id, hingga pukul 09.36 Wita, Teguh Setyabudi belum menghadiri pemanggilan klarifikasi di Kantor Ombudsman perwakilan Sultra, di Jalan Balikota, Kota Kendari

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here