Ombudsman RI Agendakan Periksa Rektor UHO

oleh -50 views
Komisioner Ombudman RI, Laode Ida

ANOATIMES.ID, JAKARTA – Kasus dugaan adanya plagiat yang dilakukan oleh Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Prof Muhammad Zamrun rupanya belum terhenti walaupun pihak Kemenristek Dikti telah menyatakan tidak ada plagiat pada peneltian orang nomor wahid di UHO Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Saat ini, Ombudsman RI tengah menindak lanjuti persoalan tersebut dan akan mengagendakan pemeriksaan terhadap Prof Muhammad Zamrun.

“Kita agendakan memeriksa Rektor UHO Prof Muhammad Zamrun terkait dugaan plagiat,” ujar Komisioner Ombudsman RI, Laode Ida, Rabu (13/9/2017) diKantornya.

Selain akan memeriksa Prof Zamrun, Ombudman RI juga akan megklarifikasi kepada penulis yang di duga jurnalnya telah diplagiat.

“Kami coba kontak penulisnya, selain itu juga kita minta keterangan dari ahli penulisan, ahli etika dunia akademik, ahli filsafat, ahli fisika, serta yang terakhir pemeriksaan di Kemensirtek Dikti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Laode Ida mengatakan berdasarkan dokumen yang saat ini berada di Ombudsman, teindikasi copy paste atau plagiat.

“Data yang diberikan ke kami itu sudah mengindikasikan copy paste atau plagiat,” bebernya.

Sanksi Bila Terbukti Plagiat

Bila terbukti melakukan plagiat maka Prof Muhammad Zamrun melanggar undang-undang hak cipta dan pelanggaran Permendiknas Nomor 17 tahun 2010.

“Sanksinya pada perundang undangan yang berlaku tentang pelanggaran hak cipta, dan pencopotan gelar, dan jika itu tebukti,”tambahnya.

Sementara itu, pemeriksa kasus ini, Andi Febri menjelaskan saat ini kasus ini masih dalam proses dan masih membutuhkan beberapa kesaksian beberapa pihak.

“Prosesnya masih berlangsung sehingga, kami belum bisa memberikan kesimpulan sementara namun nantinya akan kami tuangkan dalam dokumen dan itulah yang akan menjadikan dasar kita untuk melanjutkan pemeriksaan,” ungkapnya.

Laporan : Awi