ORI: Pengawasan Terhadap TKA Lemah

oleh -44 views
Pelaksana tugas (Plt) Kepala ORI Perwakilan Sultra, Ahmad Rustan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Maraknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke Sulawesi Tenggara (Sultra) mengundang tanya besar berbagai kalangan di masyarakat tentang berapa jumlah TKA yang sudah masuk dan bekerja di Sultra. Seperti diketahui, para TKA yang hampir setiap hari berdatangan dari luar ke Sultra yang hampir tiap hari memadati Bandara Halu Oleo (HLO) Kendari di datangkan oleh beberapa perusahaan pertambangan untuk bekerja.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sultra, Ahmad Rustan mengatakan kedatangan para TKA sudah sejak lama terjadi dan sampai saat ini belum ada data valid dari Pemerintah Daerah (Pemda) tentang berapa jumlah TKA yang berada di Sultra.

Baca Juga : ORI Pantau TKA di Sultra

“Belum ada data valid jumlah TKA di Sultra. Ini menandakan lemahnya pengawasan TKA dari Pemerintah,” ujar Ahmad Rustan, Sabtu (28/10/2017) kemarin.

Lanjut, Ahmad Rustan menjelaskan ada dua instansi yang berhubungan langsung dengan orang asing yakni Imigrasi dan Dinas Ketenaga kerjaan. Dari dua instansi pemerintaan tersebut terdapat data yang berbeda.

“Data yang dimiliki oleh Imigrasi dan Dinas Ketenagakerjaan berbeda, tidak sama,” katanya.

“Hal ini menunjukan bahwa pengawasan terhadap TKA itu lepas dari pengawasan pemerintah. Saya kira ini adalah bentuk pengabaian kewajiban Negara dan Pemerintah,” ungkapnya.

Maka dari itu, lanjut Ahmad mengatakan ORI saat ini tengah melakukan pemantauan terhadap para TKA.

“saat ini kami sedang melakukan pengumpulan data jumlah TKA yang ada di Sultra,” tuturnya.

“Degan tidak adanya data valid kita tidak mengetahui berapa jumlah mereka (TKA) apakah kedatangan mereka sudah sesuai prosedur apa tidak,” tuturnya

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •