Panganmu.com StarUp Belanja Mudah Tanpa ke Pasar

oleh -43 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Di zaman saat ini emansipasi wanita tidak bisa dihindarkan. Seiring berkambangnya zaman, kaum hawa yang dulunya hanya mengurusi keluarga dan rumah tangga, kini mendapat kesempatan yang sama seperti kaum adam.

Tidak sedikit para wanita yang bekerja di perkantoran baik swasta bahkan pemerintah. Di sisi lain, para wanita tidak boleh meninggalkan kewajiban mereka sebagai ibu rumah tangga khususnya dalam menyediakan dan mensajikan makanan di rumah.

Aktivitas bepergian ke pasar menjadi rutinitas para wanita dalam memenuhi kebutuhan dapur. Tidak hanya satu pasar, terkadang harus mengujungi pasar lainnya. Disini, ada solusi yang dapat memudahkan para wanita untuk memenuhi kebutuhan dapur tanpa harus bepergian ke pasar.

Panganmu.com, StartUp yang kini hadir di Kota Kendari ini merupakan startup yang khusus mneyediakan jasa pemenuhan kebutuhan dapur masyarakat Ibu Kota Provinsi Sultra ini tanpa mesti ke pasar. Di dalam Panganmu.com ada banyak tersedia item kebutahan dapur seperti jenis – jenis sayuran, ikan, daging dan beberapa bahak pokok lainnya.

Devisi Opresional dan Pemasaran Panganmu.com, Takdir yang dijumpai di kantornya mengatakan di dalam¬†paganmu.com¬†ini, masyarakat tinggal memilih kebutuhan dapur apa yang diinginkan. “Jadi tidak perlu ke pasar. Tinggal pesan dan kami antarkan ke alamat tujuan. Ini sangat memudahkan para wanita yang memiliki kesibukan di luar rumah,” kata Takdir, Rabu (28/8/2019).

Dalam menunjang kebutuhan masyarakat Kota Kendari, Startup Panganmu.com sudah terintegrasi dengan pasar – pasar yang ada di Kota Kendari. “Jadi disini kita tidak hanya satu pasar saja, akan tetapi di beberapa pasar – pasar tradisional di Kendari,” katanya.

Mengapa pasar tradisional, kata Takdir, salah satu tujuan Panganmu.com ini ialah ikut mempertahankan pasar – pasar tradisional di balik serbuan invasi pasar – pasar modern ke Kota Kendari.”Ke khawatiran kita pasar – pasar tradisional ini bisa lumpuh akibat invasi pengusaha – pengusaha besar,” tuturnya.

 

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •