Pangdam XIV/Hasanuddin: TNI Harus Netral di Pilkada

0
113
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti (tengah), di dampingi Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto (kiri) dan Danrem 143 Halu Oleo Kolonel Arm Dedi Nurhadiman (kanan). Foto : Awi / anoatimes.id

ANOATIMES.ID.KENDARI – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti meminta personil TNI bersikap netral pada pemilihan calon kepala daerah (pilkada) serentak tanggal 27 Juni nanti.

“Seperti apa yang disampaikan panglima TNI bahwa pilkada serentak agar TNI menjaga netralitasnya, jika tidak netral maka itu bukan TNI,” ucapnya disela kegiatan safari ramadan di markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1417/Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (12/6).

Menurutnya, tahun ini merupakan tahun politik di mana hampir semua wilayah di Indonesia termasuk Sultra menyelenggarakan pilkada serentak.

Mayjen TNI Agus Surya Bakti di dampingi istrinya Bella Saphira saat berkunjung ke Kodim 1417 Kendari, dalam rangka safari ramadhan. Foto : Jayusman

Netralitas TNI kata Agus, adalah kehendak rakyat Indonesia yang diamanahkan undang-undang, bahwa TNI tidak akan masuk dalam politik praktis.

“Adanya pedoman netralitas TNI dalam pilkada menegaskan posisi prajurit TNI harus netral. Saya berharap seluruh unsur TNI termasuk di Sultra menjaga netralitasnya demi menciptakan dan menjaga kemanan wilayah Indonesia,” harapnya.

Diungkapkannya pilkada memang punya potensi perpecahan akibat perbedaan pilihan. Potensi ini harus dideteksi dini TNI dan Polri, karena bisa mengarah konflik yang bisa membuat ketidakstabilan keamanan di Indonesia.

“Maka TNI dan Polri wajib netral. TNI dan Polri fokus bertugas menjaga keamanan saat pilkada sehingga masyarakat percaya penuh pada kita bisa membantu mengamankan proses pilkada demi menciptakan pemimpin kepala daerah yang terbaik,” terangnya.

Mantan Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT ini mengingatkan para pasangan calon (paslon) kepala daerah jangan mencoba mengajak personel TNI masuk ke dalam politik praktis.

Laporan : Jayusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here