Panwaslu Nilai KPUD Konkep Tidak Profesional

oleh -31 views
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Nur Rahmat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KONKEP – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menemukan dua ratusan lebih warga wajib pilih di dua desa yakni Desa Kekea dan Waturai, Kecamatan Wawonii Tenggara tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Konkep.

Atas temuan tersebut, Ketua Panwaslu Konkep, Nur Rahmat menilai KPUD Konkep tidak melaksanakan tugas dengan profesional, sebab setiap warga negara yang sudah cukup umur memiliki hak untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah maupun Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Di Desa Kekea 132 orang pemilih yang tidak terdata, dan Desa Waturai 92 orang,” ujar Nur Rahmat, Senin (14/5) saat ditemui kantornya.

Lanjut, Nur Rahmat menambahkan berdasarkan Undang-undang Nomor 1 tahun 2015, setiap orang yang dengan sengaja menghilangkan hak pilih orang lain di pidana kurungan penjara minimal 12 bulan dan maksimal 24 bulan dengan denda sebesar Rp 24 juta.

“Mereka harus menyalurkan hak pilihnya dan dimasukan dalam Data Pemilih tambahan (DPTb),” katanya.

Sementara itu, pihak KPUD Konkep mengatakan tidak terdatanya ratusan warga wajib pilih tersebut dikarenakan terdapat elemen yang tidak lengkap sistem tidak dapat membaca calon DPT.

“Saya pertanyakan ke Kepala Sub Bagian Data (Ibu Sarida) alasannya bahwa elemen datanya tidak lengkap sehingga sistem sidali tidak dapat membaca calon DPT,” ungkap Nur Rahmat.

Laporan : Jovi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •