Pastikan 156 TKA China Bebas Penyakit Lainnya, Dinkes Konawe Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

oleh -69 views
Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, H Syamsul memberikan keterangan kepada wartawan disela-sela pemeriksaan kesehatan 156 TKA China di PT VDNI. Foto : Istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KONAWE – Sebanyak 156 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang telah tiba di PT Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) kembali menjalani pemeriksaan kesehatan, Kamis (25/6/2020) di PT VDNI. Namun pemeriksaan kesehatan kali ini, untuk memastikan ratusan TKA tersebut bebas dari penyakit lainnya diluar Covid19.

Sekertaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Konawe, H Syamsul kepada wartawan mengatakan pemeriksaan kesehatan ini meliputi penyakit HIV/AIDS, Hepatitis dan Tuberkulosis serta penyakit menular lainnya. Ini juga, kata H Syamsul merupakan aktualisasi Peraturan Daerah (Perda).

“Kami datang ke sini, untuk melaksanakan perda, nomor 13 tahun 2018, dan Pergub nomor 29 tahun 2019, untuk kita aktualisasikan,” ujar Syamsul.

H Syamsul menjelaskan Dinkes Konawe tidak melakukan pemeriksaan Covid19, dikarenakan ratusan TKA yang rencananya akan bekerja di PT VDNI telah melalui pemeriksaan kesehatan di Manado. Selain itu juga, sebelum masuk ke Indonesia, para TKA telah melalui protokol kesehatan Covid19.

Ditempat yang sama dr. Ucy Nadjmiyah Sp.Pk yang mendampingi pemeriksaan kesehatann TKA oleh Dinkes Konawe, menambahkan sebelum melakukan pemeriksaan tehadap 156 TKA pihaknya sudah lebih dulu melakukan konsultasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Mereka memang sebelum masuk Indonesia sudah dilakukan tes PCR dan itu sudah aturan. Dan ini juga sudah kami konsultasikan ke KKP, bahkan sebelum turun, kami sudah memegang dokumen hasil pemeriksaan dari KKP,” tambah dr Ucy.

Meski demikian, ratusan TKA masih tetap akan menjalani masa karantina hingga 14 hari ke depan. Setelah dinyatakan tidak adanya indikasi terinfeksi Covid19, barulah 156 TKA diperbolehkan untuk bekerja di dua perusahaan yaitu PT VDNI dan OSS.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •