PB HMI Sikapi Pemukulan Terhadap Dua Kadernya Kendari

oleh -12 views
Kader HMI cabang Kendari, Rahman yang mengalami pemukulan oleh orang yang tidak dikenal saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Sultra. Foto : HMI for anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Dua kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kendari yang mendapat bogem dari orang yang tidak diketahui identitasnya sewaktu menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sultra mendapat reaksi dari Pengurus Besar (PB) HMI

Ketua PB HMI, R Sadam Al Jihad kepada anoatimes.id mengatakan PB HMI bakal membahas dengan serius persoalan yang terjadi di beberapa daerah termasuk yang di Kota Kendari. Sehingga tidak tidak ada problem yang sampai memicu terjadinya konflik horizontal.

Baca Juga : Demo Kebijakan Jokowi, Kader HMI Kendari Dipukul Hingga Giginya Copot

“Aksi dan sebagainya kan hanya menyampaikan gagasan. Ini akan kita akan bahas lebih serius di PB HMI. Agar tidak ada konflik horizontal,” kata R Sadam Al Jihad, Rabu (19/9) via seluler.

Menurutnya, apa yang terjadi di Kota Kendari juga terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Dirinya menyayangkan beberapa kejadian tersebut, untuk itu dirinya meminta semua pihak baik kader HMI maupun Kepolisian untuk bijak, jangan sampai ada tindakan-tindakan represif dan sebagainya.

“Pertama ini kan kondisi politik, semuanya kita harap termasuk yang di bawah (Kader HMI) dalam kondisi politik jangan kepancing, baiknya semua bijak,” katanya.

Sadam kembali mengingatkan bahwa saat ini ialah momen politik dimana semua memiliki argumen politik, untuk itu jangan mudah tersulut dan terpancing yang dapat membuat situasi negara dan bangsa mejadi tidak terkendali.

“Sikap PB HMI jelas semuanya harus independen, jaga netralitas karena posisi hari ini semua punya argumentasi politi masing masing, jangan sampai terjebak dalam argumentasi kepentingan politik kepentingan,” tegasnya.

“Kita akan melaporkan semuanya, kita advokasi semuanya secara nasional, bukan hanya di kendari tapi secara nasioanal,” ungkapnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •