PDIP Tolak Opsi Relokasi Warga Bantaran Sungai Wanggu

0
227
Banjir di bantaran Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga.

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana akan melakukan relokasi terhadap masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Opsi relokasi tersebut ditawarkan ke masyarakat Bantaran Sungai Wanggu, lantaran daerah tersebu merupakan daerah langganan banjir. Ditambah lagi dengan ketinggian air Sungai Wanggu yang melebihi ketinggian daratan.

Rencana relokasi tersebut, rupanya di tolak oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Anggota DPRD Sultra Fraksi PDIP Nursalam Lada, mengatakan solusi untuk masyarakat di Bantaran Sungai Wanggu ialah dengan dibuatkan tanggul penahan air, dan cekdam.

“Ada dua opsi yaitu pertama dibuatkan tanggul sepanjang Bantaran Sungai Wanggu, dan ke dua dibuatkan cek dam atau pengendali banjir,” ujar Nursalam Lada, Minggu (1/7) di lokasi banjir Sungai Wanggu.

Lanjut, Wakil Ketua DPRD Sultra ini menambahkan penanganan terhadap masyarakat Bantaran Sungai Wanggu sudah sejak lama dilakukan, namun tidak serta merta selesai denham cepat.

“Ini memerlukan anggaran besar, hitung-hitungannya di PU ya, mudah-mudahan ditahun berikutnya kita bisa selesaikan,” ungkapnya.

“Pemerintah Kota, Provinsi dan DPRD Kita serta Provinsi harus bekerjasama dalam menyelesaikan persoalan banjir ini,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Anggta DPRD Kota Kendari fraksi PDIP, Umar Bonte dengan tegas mengatakan PDIP menolak opsi relokasi warga.

“Itu wacana yang tidak masuk akal, relokasi tidak boleh, itu bukan solusi,” tegas UB (saoaan akrab Umar Bonte).

UB berpendapat sama dengan Nursalam Lada, yang mana semua pihak terkait harus bekerjasama bersama-sama menyelesaikan persoalan ini, namun bukan dengan cara merelokasi warga.

“Belanda saja yang ketinggian airnya jauh lebih tinggi di banding daratannya, bisa mengatasi banjir, apalagi ini, hanya Sungai,” kata UB.

“Sebagai Partai Wong Cilik, PDIP sangat serius menangani ini, masa warga yang sudah bertahun-tahun tinggal disini dan yang nota banenya hanya menjadi korban dari banjir kiriman dari beberapa daerah harus pindah,” katanya.

“Relokasi bukan solusi. Solusinya ialah membuat tanggul sepanjang Bantaran Sungai Wanggu, dan Cekdam,” tuturnya.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here