Pelebaran Jalan Tanpa Drainase, Rumah Warga di Mantobua Kebanjiran

oleh -33 views
Rumah La Ruhima yang terkena banjir di Desa Mantobua Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. (Foto: IST)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, MUNA – Masyarakat Desa, Mantobua Kecamatan, Lohia Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa harus membersihkan rumahnya tengah malam usai kebanjiran pada Minggu (19/11/2017) malam.

Salah satu rumah yang teredam bajir adalah rumah La Ruhima yang berada di RT II RW 1 Desa Mantobua.

Baca Juga : Keren!! Pemda Muna Bakal Buat Jalan Pesisir Bernuansa Wisata

Pemilik rumah, Hasrun, mengaku banjir tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wita subuh dan sudah terjadi dua kali sejak pelebaran jalan dilakukan.

Menurut dia, Banjir terjadi akibat pelebaran jalan yang asalan danĀ  tidak melihat asas pertimbangan lingkungan.

“Banjir ini baru terjadi dinda di Mantobua, dan ini adalah imbas dari pelebaran jalan tanpa membuat drainase,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp, Senin (20/11/2017).

Lumpur di salah satu rumah akibat Banjir di Desa Mantobua. (Foto: IST)

Ia sangat mengapresiasi pelebaran jalan di Mantobua, sebab hal tersebut adalah kemajuan pembangunan dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda) Muna. Namun, harus mempertimbangkan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal)-nya juga.

“Kita ini jadi korban, kita harus kebanjiran tengan malam dan air masuk dalam rumah. Kasian kita harus tidur di atas banjir. Bukan hanya kita tapi beberapa rumah juga,” kesalnya.

Ia juga meminta kepada Pemda Muna dan pihak kontraktor agar segera membangun drainase di Mantobua, agar banjir tidak terjadi banjir lagi.

Hasrun menekankan agar pihak kontraktor segera mengambil langkah cepat atas kejadian tersebut.

“Pemda dan kontraktor harus bertanggung jawab atas kejadian ini, kami tidak inginkan banjir terulang lagi di rumah kami,” tegas mahasiswa Pasca Sarja UHO tersebut.

Laporan : Rahmat R

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •