Pembakaran LCT Meranti 702, Polda Sultra Panggil 2 Warga

oleh -246 views
Insiden penghadangan LCT Meranti 702 di Perairan Wiawia, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konsel. Tampak bagian depan LCT Meranti 702 terbakar. Foto : Istimewa

ANOATIMES.ID, KONSEL – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Direktorat Polair kini tengah mencari para pelaku yang melakukan tindak pidana penghadangan, pengurusakan, dan pembakaran terhadap kapal LCT Meranti 702 yang tengah memuat alat berat di Perairan Wia-wia, Selat Wawonii oleh sekelompok warga beberapa bulan lalu.

Terbaru, berdasarkan surat Nomor: B/205/IV/2018 dan B/206/IV/2018 tertanggal 5 April 2018 penyidik Dit Polair Polda Polda Sultra, Selasa (10/4) hari ini, memanggil dua orang warga masing-masing dari dua kecamatan berbeda yakni Albas (warga Kelurahan Tinanggera, Kecamatan Tinanggea) dan Sarman (Warga Desa Tuetue, Kecamatan Laonti) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Keduanya dipanggil penyidik Dit Polair untuk dimintai klarifikasi / keterangan atas kejadian penghadangan, pengrusakan dan pembakaran terhadap LCT Meranti 702.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Sunarto saat dihubungi anoatimes.id mengatakan dirinya mencoba melakukan komunikasi dengan pihak Dit Polair namun belum tersambung.

“Saya tanyakan dulu di,” ujar AKBP Sunarto.

Selang beberapa saat, AKBP Sunarto mengatakan dirinya belum terhubung dengan pihak Dit Polair.

“Belum tersambung,” katanya.

Untuk diketahui, insiden penghadangan, pembakaran dan pengrusakan LCT Meranti 702 terjadi pada 14 Januari 2018 dan pada 17 Januari dilaporkan ke Dit Polair Polda Sultra oleh Fahri.

Laporan : Awi