Pemda Mubar Jemput Tiga Warganya yang Menjadi Pengungsi Kerusuhan Wamena di Bau-bau

oleh -16 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, MUBAR – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna Barat (Mubar) menjemput tiga warganya di Pelabuhan Murhum Kota Bau-bau, Selasa (15/10/2019). Ketiga warga tersebut, menjadi pengungsi pada kerusuhan di Wamena, Jayapura beberapa waktu lalu.

Dengan menggunakan KM Dobonsolo dari Pelabuhan Jayapura, sebayak 111 orang pengungsi kerusuhan Wamena asal Sulawesi Tenggara (Sultra) tiba di Pelabuhan Murhum, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Bau-bau, sekitar pukul 10.30 Wita. Kedatangan para pengungsi ini, disambut oleh Wakil Walikota Bau-bau La Ode Ahmad Monianse berserta jajarannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Mubar, Pakrun dan Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mubar, La Ode Andi Muna.

“Jadi dari 111 orang pengungsi kerusuhan Wamena, Jayapura yang tiba hari ini di Pelabuhan Murhum Bau-bau, sesuai data ada tiga orang warga asal Mubar. Ketiga warga Mubar ini berasal dua desa yakni dua orang dari Desa Latawe, Kecamatan Napano Kusambi dan satu orang dari Desa Katobu, Kecamatan Wadaga,” kata Kepala Disnakertrans Mubar, Pakrun saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (15/10/2019).

Kata Pakrun, penjemputan para pengungsi Wamena di Bau-bau adalah atas perintah Bapak Bupati Mubar, La Ode M Rajiun Tumada. Lanjut dia, Bupati juga berpesan kepada dirinya agar mengurus para pengungsi dari Kabupaten Muna sebanyak 27 orang, karena Muna dan Mubar adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

“Atas perintah bapak Bupati Mubar, La Ode M Rajiun Tumada kita menjemput para pengungsi bukan hanya warga Mubar, tetapi juga warga Muna. Jadi kita sewakan mobil truk untuk mengangkut semua barang bawaannya dan para pengungsi kita siapkan mobil Bus Perhubungan Mubar untuk selanjutnya kita mengantarkan dirumah mereka masing-masing,” ungkapnya.

Saat ditanyai mengenai sejauh ini, berapa warga Mubar yang menjadi pengungsi akibat kerusuhan Wamena, Jayapura, kata Pakrun, bahwa berdasarkan informasi yang didapatnya sejauh ini baru tiga orang warga Mubar yang terdata. Tetapi, pihaknya akan terus memantuannya.

Sementara itu, Kaban Kesbangpol Mubar, La Ode Andi Muna memberikan apresiasi kepada Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada yang telah memberikan perhatian besar kepada pengungsi kerusuhan Wamena. Dimana hari ini, beliau menfasilitasi penjemputan sebanyak 30 orang pengungsi terdiri dari 27 orang asal Muna dan 3 orang eksosudus asal Mubar.

“Kami ditugaskan hari ini, untuk menjemput para pengungsi baik dari Mubar dan Muna. Kita menyiapkan satu unit kendaraan bus Dinas Perhubungan dan satu unit truk untuk pemuatan barang dan biaya tiket penyebrangan Bau-bau – Wamengkoli. Kemudian kita akan mengantar mereka sampai kerumahnya masing-masing,” kata mantan wartawan ini.

Dia menambahkan, dirinya juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Pemkot Bau-bau dalam penyambutan para pengungsi ini serta memberikan tempat istrahat serta makanan kepada para pengungsi tersebut. “Kita berharap semoga kondisi di Wamena cepat pulih dan terselesaikan dengan cepat,” harapnya.

Berdasarkan jumlah pengungsi kerusuhan Wamena yang tiba di Pelabuhan Murhum Kota Bau-bau yakni 111 orang, dengan rincian yakni Kota Baubau 45 orang, Kabupaten Muna 27 orang, Kabupaten Buteng 22 orang, Kabupaten Muna Barat 3 orang. Kemudian, Kota Kendari 2 orang, Kabupaten Butur 7 orang, Kabupaten Busel 3 orang, Kabupaten Buton 1 orang, dan Kabupaten Bombana 1 orang.

Laporan : Adi Risaldi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •