Pemilih Potensial Non E-KTP Tercatat 210.166, Ini Langkah KPU dan Bawaslu Sultra

oleh -5 views
Rapat Pleno DPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra periode 2018-2023, oleh KPU Provinsi Sultra. Rapat Pleno di ikuti KPU Kabupaten dan Kota, Bawaslu Sultra dan Disdukcapil. Foto : Istimewa.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Jumlah pemilih potensial Non E-KTP pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) 2018 saat ini tercatat 210.166. Angka tersebut terbilang tinggi dan tersebar di Kabupaten dan Kota se-Sultra.

Untuk itu, KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sultra untuk menangani persoalan tersebut.

Ketua KPU Sultra, Hidayatullah mengatakan angka 210.166 itu adalah juga termaksud surat keterangan (suket), untuk suket tinggal mengambil blanko KTP yang sudah tersedia stoknya di Dukcapil saat ini.

“Pemilih yang belum memiliki E-KTP dan suket antara lain pemilih pemula yang pada 27 Juni 2018 baru berumur 17 tahun, tentunya belum bisa mengurus E-KTP maupun suket capil, tetapi sudah memiliki hak untuk memilih. Untuk hal ini maka nama-nama pemilih pemula akan disampaikan dan dikoordinasikan dengan disdukcapil dan tentunya akan ada kebijakan dari Kemendagri seperti apa diberikan dalam bentuk Surat Keterangan khusus,” ujar Hidayatullah kepada anoatimes.id, Minggu (18/3).

Lanjut, Hidayatullah menambahkan pemilih yang sama sekali tidak memiliki E-KTP maupun suket tetapi hasil coklit membuktikan pemilih tersebut adalah penduduk di wilayah tersebut dan punya hak memilih, maka nama-nama tersebut pula akan dikoordinasikan dengan disdukcapil.

” Saat ini masih DPS (Daftar Pemilih Sementara) maka akan dirampungkan tugas-tugas ini sampai DPT (Daftar Pemilih Tetap), jadi problematika bagi yang belum memiliki E-KTP akan dikoordinasikan dengan disdukcapil,” jelasnya.

Ditempat berbeda, Komisioner Bawaslu Sultra, Munsir Salam mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dan mendesak Disdukcapil untuk segera menuntaskan persoalan pemilih potensial yang belum memiliki E-KTP sebelum 27 Juni 2018.

“Mestinya sudah E-KTP karena tidak ada lagi alasan tidak adanya blanko E-KTP di setiap kab/kota sudah tersedia,” katanya.

“Disduk Provinsi setuju untuk segera menuntaskannya dan mengakui blanko E-KTP sudah tersedia. Lebih tehnisnya Disdukcapil Provinsi masih menunggu konfirmasi dari Disduk capil Kabupaten dan kota soal masih adanya yang belum E-KTP,” tuturnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •